Agar Mudik Lancar, Titik Rawan Macet dan Longsor di Sumsel Dipetakan
Sabtu, 16 Mei 2020 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Seperti saat ini, lanjut Syaiful, pihaknya sedang memperbaiki sejumlah kerusakan jalan akibat longsor yang terjadi di kawasan Tebing Tinggi. "Untuk perbaikan jalan di Tebing Tinggi itu, kami akan lakukan secara permanen tapi tidak menggunakan dana darurat seperti sebelumnya," jelasnya.
Syaiful menambahkan, saat ini perbaikan jalan di sejumlah ruas jalan tetap dilaksanakan sesuai dengan perencanaan 2020 atau sebelum adanya pandemi virus Corona.
“Target masih tetap sama yakni kemantapan jalan 95 persen hingga akhir 2020. Hanya saja ada perubahan dari sisi pendanaan, sehingga terdapat pekerjaan yang seharusnya single year menjadi multiyears,” kata Syaiful.
Perbaikan di sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Sumsel dapat dilakukan pada tahun 2020 ini setelah sebelumnya paket pengerjaan disetujui pemerintah pusat pada 31 Desember 2019 senilai Rp892 miliar untuk ruas jalan sepanjang 1.600 kilometer.
"Dalam dua tahun terakhir selalu gagal kontrak, sehingga perbaikan jalan di daerah tersebut hanya menggunakan dana pemeliharaan dan dana darurat saja," tandasnya.
Syaiful menambahkan, saat ini perbaikan jalan di sejumlah ruas jalan tetap dilaksanakan sesuai dengan perencanaan 2020 atau sebelum adanya pandemi virus Corona.
“Target masih tetap sama yakni kemantapan jalan 95 persen hingga akhir 2020. Hanya saja ada perubahan dari sisi pendanaan, sehingga terdapat pekerjaan yang seharusnya single year menjadi multiyears,” kata Syaiful.
Perbaikan di sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Sumsel dapat dilakukan pada tahun 2020 ini setelah sebelumnya paket pengerjaan disetujui pemerintah pusat pada 31 Desember 2019 senilai Rp892 miliar untuk ruas jalan sepanjang 1.600 kilometer.
"Dalam dua tahun terakhir selalu gagal kontrak, sehingga perbaikan jalan di daerah tersebut hanya menggunakan dana pemeliharaan dan dana darurat saja," tandasnya.
(ihs)
Lihat Juga :