Penyebab Ledakan Dahsyat Masih Msiterius, Polres Mojokerto Tunggu Hasil Labfor
Kamis, 28 Januari 2021 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan keterangan warga yang menyaksikan adanya fenomena bola api sebelum ledakan terjadi, Dony mengaku belum bisa memastikan hal itu ada. Sebab, tidak ada bukti-bukti baik berupa foto maupun video yang bisa memperkuat keterangan warga itu.
"Tapi kita secara ilmiah melalui uji laboratorium forensik, yang mana akan kami tentukan penyebab ledakan , penyebab api itu dari mana. Ini kami masih berkoordinasi agar tidak simpang siur mengarah kemana-mana. Nanti akan kita jawab penyebab ledakan dan juga asal mula api itu dari mana," jelas Dony.
Baca juga: Hari Pertama Vaksinasi, Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Kota Malang Turun Jadi 8,8%
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim Labor Polda Jatim terkait dengan hasil uji sampling yang diambil di lokasi ledakan . Namun sejauh ini, hasil tersebut belum keluar.
"Belum, kita masih melakukan koordinasi. Kami juga sudah turunkan tim ke lapangan lagi untuk melakukan pemeriksaan. Untuk bahan kimia kita belum tahu, karena itu menunggu hasil labfor. Jika pemeriksaan di lokasi yang didapati hanya gabus, serbuk kayu," terang Rifaldhy.
"Tapi kita secara ilmiah melalui uji laboratorium forensik, yang mana akan kami tentukan penyebab ledakan , penyebab api itu dari mana. Ini kami masih berkoordinasi agar tidak simpang siur mengarah kemana-mana. Nanti akan kita jawab penyebab ledakan dan juga asal mula api itu dari mana," jelas Dony.
Baca juga: Hari Pertama Vaksinasi, Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Kota Malang Turun Jadi 8,8%
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim Labor Polda Jatim terkait dengan hasil uji sampling yang diambil di lokasi ledakan . Namun sejauh ini, hasil tersebut belum keluar.
"Belum, kita masih melakukan koordinasi. Kami juga sudah turunkan tim ke lapangan lagi untuk melakukan pemeriksaan. Untuk bahan kimia kita belum tahu, karena itu menunggu hasil labfor. Jika pemeriksaan di lokasi yang didapati hanya gabus, serbuk kayu," terang Rifaldhy.
Lihat Juga :