Kecewa Soal Polemik Pungli, Pemikul Jenazah COVID-19 di TPU Cikadut Mogok

Rabu, 27 Januari 2021 - 16:36 WIB
loading...
Kecewa Soal Polemik...
Tampak suasana pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Cikadut. (Ist)
A A A
BANDUNG - Pemikul peti jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, Kota Bandung, mogok beroperasi. Mereka kecewa terhadap Pemkot Bandung, akibat polemik pungutan terhadap proses pemakaman jenazah corona.

Aksi mogok para pemikul peti jenazah COVID ini tampak pada tulisan yang terpasang di gerbang TPU. Tulisan dibuat menggunakan tangan, di atas karton putih. "Maaf kami tidak dapat membantu para jenazah yang akan dimakamkan di pemakaman COVID-19 ," tulis di poster itu.

Mereka menyebut, alasan tidak beroperasi karena ada kata-kata yang kurang mengenakan dari Pemkot Bandung. Hal itu diduga terkait polemik adanya pungutan untuk jasa pikul bagia jenazah COVID-19.

Mereka juga menegaskan jasa pikul di TPU Cikadut sementara berhenti. "Mohon maaf untuk sementara jasa pikul COVID sementara berhenti". Selama ini, tak kurang dari 30 orang melakukan jasa pikul jenazah di TPU khusus Covid Kota Bandung.

Informasi yang dihimpun, proses pemakaman terhadap jenazah COVID di TPU tersebut sempat tersendat. Bahkan, ada pihak keluarga yang terpaksa memikul sendiri peti jenazah yang jauhnya 300 meter. Mereka juga mengenakan pakaian seadanya, tanpa pakaian hazmat. Baca: Cegah Pungli di Pemakaman Jenazah COVID-19, Pemkot Bandung Bakal Angkat Tenaga Khusus.

Sebelumnya, Kepala Distaru Kota Bandung, Bambang Suhari mengaku tengah menyiapkan upaya agar bisa mengakomodir para pemikul. Mereka akan diberdayakan sebagai tenaga bantuan khusus membantu proses pemikulan selama darurat pandemi COVID-19. "Kami sudah rapat koordinasi. Di lapangan ada aspirasi warga yang ingin tetap berkontribusi dalam memikul jenazah. Mereka akan diakomodir sebagai tenaga pemikul. Untuk pemikul ini mereka akan diberdayakan selama darurat pandemi COVID-19," ucap Bambang. Baca Juga: Terlibat Pencurian di Padanglawas Utara, Abdul Somad Ditembak Polisi.

Bambang menegaskan, para pemikul ini akan diakomodir menjadi tenaga di bawah Distaru dengan syarat tidak boleh lagi memungut sepeserpun kepada ahli waris atau keluarga jenazah. "Apabila ditemukan ada pungutan maka akan ada konsekuensi tidak akan lagi dihadirkan pemikul atau diberhentikan. Termasuk PHL yang sudah ada sekarang ditugaskan di lapangan," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved