Selama 3 Jam, Merapi Semburkan Awan Panas 12 Kali dan Hujan Abu Guyur Boyolali
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
BPPTKG merekomendasikan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
Potensi bahaya Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulan Bencana Daeran (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan dari pantauan dan laporan warga di lerang Merapi wilayah Sleman, seperti di Cangkringan, Pakem, Turi dan Tempel sampai saat ini belum ada laporan hujan abu. “Hujan abu dilaporkan terjadi di wilayah Boyolali,” katanya, Rabu (27/1/2021).
Baca juga: Diduga Konsleting, Warung Kuliner Bakmi di Jalan Sutoyo Yogya Terbakar
Makwan menambahkan meski kondisi wilayah Sleman saat ini masih aman namun tetap meminta warga mematuhi rekomendansi dari BPPTKG, diantaranya tidak ada aktivitas dan mengosongkan radius 3 km dari Merapi.
Baca juga: Dalam Enam Jam, 11 Kali Merapi Semburkan Awan Panas
Warga di KRB III meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang berada di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Merapi, mewaspadai lahar dingin jika terjadi hujan.
Potensi bahaya Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulan Bencana Daeran (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan dari pantauan dan laporan warga di lerang Merapi wilayah Sleman, seperti di Cangkringan, Pakem, Turi dan Tempel sampai saat ini belum ada laporan hujan abu. “Hujan abu dilaporkan terjadi di wilayah Boyolali,” katanya, Rabu (27/1/2021).
Baca juga: Diduga Konsleting, Warung Kuliner Bakmi di Jalan Sutoyo Yogya Terbakar
Makwan menambahkan meski kondisi wilayah Sleman saat ini masih aman namun tetap meminta warga mematuhi rekomendansi dari BPPTKG, diantaranya tidak ada aktivitas dan mengosongkan radius 3 km dari Merapi.
Baca juga: Dalam Enam Jam, 11 Kali Merapi Semburkan Awan Panas
Warga di KRB III meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang berada di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Merapi, mewaspadai lahar dingin jika terjadi hujan.
(boy)
Lihat Juga :