Pandemi COVID-19, Angka Kematian Bayi di Kota Malang Meningkat
Senin, 25 Januari 2021 - 15:51 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
MALANG - Pandemi COVID-19 yang melanda membuat angka kematian bayi di Kota Malang naik. Hal ini disebabkan beberapa kali ibu dan anak yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, bila berkaca pada 2019 dan 2020, memang ada tren kenaikan angka kematian bayi. Salah satunya disebabkan ibu hamil yang rentan terkonfirmasi positif COVID-19.
"2019 - 2020 angka kematian bayi naik, kenapa? Karena ini ada pandemi. Ibunya bisa diselamatkan tapi dia (bayinya) sudah meninggal," ungkap Sutiaji, ditemui di Balai Kota Malang, Senin siang (25/1/2021).
Baca juga: Crazy Rich Malang Masuk 10 Nama Penerima Vaksin COVID-19 Pertama, Berikut Daftarnya
Pria asal Lamongan ini menambahkan, bila kenaikan angka kematian bayi memang tak banyak, berkisar 3 - 4 kasus di tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. "Kalau persennya belum ada laporan, tapi jumlahnya nambah 3 atau 4 (angka kematian bayi) gitu," ucapnya.
Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, bila berkaca pada 2019 dan 2020, memang ada tren kenaikan angka kematian bayi. Salah satunya disebabkan ibu hamil yang rentan terkonfirmasi positif COVID-19.
"2019 - 2020 angka kematian bayi naik, kenapa? Karena ini ada pandemi. Ibunya bisa diselamatkan tapi dia (bayinya) sudah meninggal," ungkap Sutiaji, ditemui di Balai Kota Malang, Senin siang (25/1/2021).
Baca juga: Crazy Rich Malang Masuk 10 Nama Penerima Vaksin COVID-19 Pertama, Berikut Daftarnya
Pria asal Lamongan ini menambahkan, bila kenaikan angka kematian bayi memang tak banyak, berkisar 3 - 4 kasus di tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. "Kalau persennya belum ada laporan, tapi jumlahnya nambah 3 atau 4 (angka kematian bayi) gitu," ucapnya.
Lihat Juga :