Gubernur Nova Lepas 74 Calon Mahasiswa Baru Asal Aceh Belajar ke Mesir
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Nova menitip dua pesan bagi mahasiswa tersebut. Pertama, ia meminta mereka senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia saat ini.
"Kedua, sebagai mahasiswa sekaligus duta Aceh yang akan belajar di Mesir, saudara-saudara kami amanahkan untuk selalu menjaga sikap dan tingkah laku yang baik dalam berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan masyarakat lainnya," ujar Nova.
Hal senada juga disampaikan Anggota DPD RI asal Aceh yang juga alumni Al-Azhar, Fadhil Rahmi. Anggota DPD RI itu berpesan agar para mahasiswa tersebut belajar dengan gigih serta fokus menyelesaikan pendidikannya.
"Kalau sudah begini perhatian pemerintah, maka niat kalian ke Mesir jangan berubah ketika melihat Piramid, melihat pasar, Sungai Nil, dan masjid di sana. Kecewa kami jika kalian tidak sungguh-sungguh," kata Fadhil Rahmi.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT), Muhammad Fadhillah mengatakan, semua mahasiswa yang akan berangkat itu telah menjalani bimbingan belajar di Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab yang bermarkas di Jakarta, sebelum akhirnya dinyatakan lulus tes ke Al-Azhar Mesir.
"Besar harapan kami Pusiba juga dapat hadir di Aceh, dengan demikian anak-anak kita tidak perlu belajar lagi ke Jakarta. Biarkan mereka belajar di sini agar lebih bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan," kata Fadhillah.
"Kedua, sebagai mahasiswa sekaligus duta Aceh yang akan belajar di Mesir, saudara-saudara kami amanahkan untuk selalu menjaga sikap dan tingkah laku yang baik dalam berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan masyarakat lainnya," ujar Nova.
Hal senada juga disampaikan Anggota DPD RI asal Aceh yang juga alumni Al-Azhar, Fadhil Rahmi. Anggota DPD RI itu berpesan agar para mahasiswa tersebut belajar dengan gigih serta fokus menyelesaikan pendidikannya.
"Kalau sudah begini perhatian pemerintah, maka niat kalian ke Mesir jangan berubah ketika melihat Piramid, melihat pasar, Sungai Nil, dan masjid di sana. Kecewa kami jika kalian tidak sungguh-sungguh," kata Fadhil Rahmi.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT), Muhammad Fadhillah mengatakan, semua mahasiswa yang akan berangkat itu telah menjalani bimbingan belajar di Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab yang bermarkas di Jakarta, sebelum akhirnya dinyatakan lulus tes ke Al-Azhar Mesir.
"Besar harapan kami Pusiba juga dapat hadir di Aceh, dengan demikian anak-anak kita tidak perlu belajar lagi ke Jakarta. Biarkan mereka belajar di sini agar lebih bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan," kata Fadhillah.
Lihat Juga :