Banyak Gempa Bumi di Awal Tahun, Ini Prediksi Aktifnya Sesar Lembang di Bandung
Jum'at, 22 Januari 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
"Pada rentang tahun 2010 hingga 2012, sesar Lembang aktif dengan 14 gempa bumi. Setelah itu tidur," kata Kepala Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu kepada MNC News Portal, Jumat (22/1/2021).
Informasi yang dihimpun, gempa di Bandung pernah terjadi pada Oktober 2010 dengan magnitudo 4,5 SR. Lokasi gempa berada di 7.40 lintang selatan dan 107.69 bujur timur, atau tepatnya di 54 kilometer bagian tenggara Bandung, Jawa Barat.
Kemudian pada Juli 2011, terjadi gempa bumi di Kota Bandung berkekuatan 3,4 SR. Getaran gempa bumi dirasakan dengan intensitas II – III MMI.
Menurut Teguh Rahayu, pada tahun 2010 hingga 2012, BMKG telah memasang 6 seismograph di sekitar sesar Lembang. Sehingga aktivitas sesar Lembang mulai terdeteksi ada aktivitas seismik. Dibuktikan dengan terekamnya gempa dengan kekuatan 1.5 hingga 3.4 SR.
"Tipe pergerakan sesar Lembang adalah strike slip atau mengiri, dengan sedikit komponen vertikal," jelas dia.
Lalu bagaimana dengan prediksi adanya ancaman sesar Lembang kembali aktif. Menurut dia, berdasarkan kajian paleoseismik, sesar Lembang pernah mengalami pelepasan energi (gempa bumi) tahun 1.600 dengan kekuatan mendekati 6,9 SR.
Informasi yang dihimpun, gempa di Bandung pernah terjadi pada Oktober 2010 dengan magnitudo 4,5 SR. Lokasi gempa berada di 7.40 lintang selatan dan 107.69 bujur timur, atau tepatnya di 54 kilometer bagian tenggara Bandung, Jawa Barat.
Kemudian pada Juli 2011, terjadi gempa bumi di Kota Bandung berkekuatan 3,4 SR. Getaran gempa bumi dirasakan dengan intensitas II – III MMI.
Menurut Teguh Rahayu, pada tahun 2010 hingga 2012, BMKG telah memasang 6 seismograph di sekitar sesar Lembang. Sehingga aktivitas sesar Lembang mulai terdeteksi ada aktivitas seismik. Dibuktikan dengan terekamnya gempa dengan kekuatan 1.5 hingga 3.4 SR.
"Tipe pergerakan sesar Lembang adalah strike slip atau mengiri, dengan sedikit komponen vertikal," jelas dia.
Lalu bagaimana dengan prediksi adanya ancaman sesar Lembang kembali aktif. Menurut dia, berdasarkan kajian paleoseismik, sesar Lembang pernah mengalami pelepasan energi (gempa bumi) tahun 1.600 dengan kekuatan mendekati 6,9 SR.
Lihat Juga :