Imam Khambali Meregang Nyawa Saat Truk yang Dikemudikannya Tercebur ke Sungai Brantas

loading...
Imam Khambali Meregang Nyawa Saat Truk yang Dikemudikannya Tercebur ke Sungai Brantas
Proses evakuasi truk pengangkut pasir yang tercebur di kawasan tambang pasir Sungai Brantas Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Foto/Ist.
KEDIRI - Imam Khambali, sopir truk pengangkut asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, tewas setelah truk pengangkut pasir yang dikemudikan tercebur Sungai Brantas . Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan tambang pasir sungai Brantas Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Baca juga: Angkut 29 Orang, Mobil Pikap Terjun ke Jurang di Kabupaten Buton Tengah

"Sopir truk meninggal dunia ," ujar Kasi Humas Polsek Mojo, Aiptu Didit Yulianto kepada wartawan, Kamis (21/1/2021). Truk bernomor polisi AG 9233 UT tersebut, tidak kuat menaiki medan jalan yang curam. Dari lokasi tambang hingga ke jalan raya, truk harus melewati medan berliku.





Selain terjal juga curam . Sementara adanya muatan pasir membuat beban kendaraan semakin berat. Namun Imam Khambali tidak bergeming. Ia tetap memacu kendaraanya. "Diduga truk tidak kuat menanjak," kata Didit.

Baca juga: Dahsyatnya Guncangan Gempa di Sulawesi Utara, Membuat Rumah Warga Rusak

Saat proses melampaui tanjakan curam, tiba-tiba truk seperti kehabisan tenaga. Roda empat yang setiap hari dipakai mengangkut pasir tersebut, merosot. Insiden kecelakaan berlangsung cepat. Truk terguling dan terjun ke dalam sungai Brantas. Imam Khambali yang tidak sempat menyelamatkan diri, ikut tercebur bersama kendaraannya. Kematian korban diduga akibat terjepit kendaraan dan tenggelam.



Baca juga: Sumedang Gempar, Ibu Muda Cantik Terseret Arus Banjir Saat Naik Motor

Menurut Didit, karena medan yang berat, proses evakuasi berlangsung lama. Evakuasi truk bersama korban tidak bisa menggunakan peralatan manual. Evakuasi baru selesai pada Kamis (21/1/2021) petang, setelah petugas mendatangkan kendaraan derek di lokasi kejadian. "Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kediri," pungkas Didit.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top