Positif COVID-19, Bupati Sleman Tetap Jalankan Pemerintahan
Kamis, 21 Januari 2021 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Joko menegaskan, dengan kondisi tersebut, Bupati Sleman terkena COVID-19 bukan karena divaksin. Sebab kalau tidak divaksin akan banyak virus yang masuk dan lebih parah. Namun sebaliknya, dengan divaksin virus yang masuk tidak akan banyak.
Sehingga kondisnya hanya sebagai orang tidak bergejala (OTG) dan secara fisik sehat tudak ada masalah. “Semoga setelah isolasi, tambah baik dan sehat kembali,” terangnya.
Baca juga: Waduh, Ledakan Kasus COVID-19 di DIY Tembus Rekor 456
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo menambahkan, sesuai dengan pedoman, bupati akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Yaitu mulai 20 Januari 2021-3 Februari 2021. Selain itu, karena sudah terpapar COVID-19, sesuai pedoman sudah tidak akan melaksanakan vaksin COVID-19 yang kedua.
Sehingga kondisnya hanya sebagai orang tidak bergejala (OTG) dan secara fisik sehat tudak ada masalah. “Semoga setelah isolasi, tambah baik dan sehat kembali,” terangnya.
Baca juga: Waduh, Ledakan Kasus COVID-19 di DIY Tembus Rekor 456
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo menambahkan, sesuai dengan pedoman, bupati akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Yaitu mulai 20 Januari 2021-3 Februari 2021. Selain itu, karena sudah terpapar COVID-19, sesuai pedoman sudah tidak akan melaksanakan vaksin COVID-19 yang kedua.
(nic)
Lihat Juga :