Jelang Peringatan Hari Jadi Tana Luwu, Indah Kunjungi Makam Datuk Patimang
Rabu, 20 Januari 2021 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bupati Lutra Bahas Inovasi Pendidikan di Diskusi Publik KAHMI Pangkep
Meski puncak acara dilaksanakan sederhana dan virtual, tapi ia berharap kemeriahan HJL/HPRL tetap bisa dirasakan masyarakat Luwu Utara.
“Tahun ini kita dilaksanakan sederhana, undangan pun terbatas, dan digelar virtual, mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 . Meski begitu, kita harap masyarakat berpartisipasi dengan memasang umbul-umbul di depan rumah. Kita ingin meriah dalam keterbatasan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Datuk Patimang yang bernama asli Datuk Sulaeman dan bergelar Khatib Bungsu, merupakan seorang ulama yang berasal dari Koto Tangah, Minangkabau yang menyebarkan agama Islam ke Kerajaan Luwu pada 1593 atau penghujung abad ke-16. Menurut catatan sejarah, kedatangannya di Sulawesi Selatan bersama dengan dua ulama lain yaitu Datuk ri Bandang dan Datuk ri Tiro. Ketiganya datang dengan misi menyebarkan agama Islam.
Meski puncak acara dilaksanakan sederhana dan virtual, tapi ia berharap kemeriahan HJL/HPRL tetap bisa dirasakan masyarakat Luwu Utara.
“Tahun ini kita dilaksanakan sederhana, undangan pun terbatas, dan digelar virtual, mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 . Meski begitu, kita harap masyarakat berpartisipasi dengan memasang umbul-umbul di depan rumah. Kita ingin meriah dalam keterbatasan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Datuk Patimang yang bernama asli Datuk Sulaeman dan bergelar Khatib Bungsu, merupakan seorang ulama yang berasal dari Koto Tangah, Minangkabau yang menyebarkan agama Islam ke Kerajaan Luwu pada 1593 atau penghujung abad ke-16. Menurut catatan sejarah, kedatangannya di Sulawesi Selatan bersama dengan dua ulama lain yaitu Datuk ri Bandang dan Datuk ri Tiro. Ketiganya datang dengan misi menyebarkan agama Islam.
(luq)
Lihat Juga :