Penuh Lumpur, Puluhan Kilometer di Musi Banyuasin Ini Rusak Parah
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, sebagian wilayah Desa Sako Suba memang masuk dalam hutan kawasan sejak tahun 1982. "Saya mewakili masyarakat sebagai kepala desa meminta dengan sangat agar jalan menuju Desa Sako Suban untuk bisa diaggarkan pembangunan jalan cor sehingga warga tidak lagi berjibaku dan susah payah melintasi jalan ini seperti saat musim hujan sekarang," ucapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muba, M Yamin mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi terkait Desa Sako Suban yang sebagian wilayahnya masih berstatus masuk dalam hutan kawasan.
"Waktu itu pernah diusulkan sekitar 2.000 hektare untuk dikeluarkan tetapi hanya 1.000 hektare yang dikeluarkan. Sebagian jalan ini belum dikeluarkan, beberapa waktu lalu jalan ini pernah dikeraskan oleh Pemkab," katanya.
Yamin juga mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Beni Hernedi terkait status sebagian wilayah Desa Sako Suban yang masih berstatus hutam kawasan.
"Sudah diusulkan ke pusat, semua berkas sudah ada di pusat, nanti kami akan memonitor perkembangan usulan tersebut. Masyarakat diminta bersabar, kami perjuangkan agar dianggarkan terkait jalan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muba, M Yamin mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi terkait Desa Sako Suban yang sebagian wilayahnya masih berstatus masuk dalam hutan kawasan.
"Waktu itu pernah diusulkan sekitar 2.000 hektare untuk dikeluarkan tetapi hanya 1.000 hektare yang dikeluarkan. Sebagian jalan ini belum dikeluarkan, beberapa waktu lalu jalan ini pernah dikeraskan oleh Pemkab," katanya.
Yamin juga mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Beni Hernedi terkait status sebagian wilayah Desa Sako Suban yang masih berstatus hutam kawasan.
"Sudah diusulkan ke pusat, semua berkas sudah ada di pusat, nanti kami akan memonitor perkembangan usulan tersebut. Masyarakat diminta bersabar, kami perjuangkan agar dianggarkan terkait jalan tersebut," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :