Kadin Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal di Jatim
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
"Dan Jatim adalah provinsi yang memberikan sumbangan terbesar. Jika peredaran rokok ilegal ini tidak diperketat, maka pemerintah akan berpotensi kehilangan penerimaan, terlebih dengan adanya rencana kenaikan cukai rokok sebesar 12,5 persen di Februari nanti," ujar Adik.
Dengan adanya kenaikan cukai tersebut, dia memprediksi peredaran rokok ilegal akan mengalami kenaikan menjadi 6% dari tahun 2020 yang mencapai 4%. "Ini yang harus diwaspadai oleh pihak Bea Cukai. Karena dengan kenaikan cukai harga rokok semakin tidak terjangkau. Dan ini menjadi lahan empuk bagi peredaran rokok ilegal," ujarnya.
Baca juga: Hingga Hari Kesembilan PPKM, Kasus Positif COVID-19 di Blitar Masih Terus Bertambah
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Rokok (Gapero) Surabaya Sulami Bahar, selain menjadi penyebab kerugian pendapatan negara, juga menjadi penghambat berkembangnya industri rokok nasional. "Tindakan tegas dari Bea Cukai dinilai perlu diambil guna memberikan pesan yang jelas kepada para oknum, bahwa negara akan selalu siap melindungi para pelaku industri rokok nasional,” katanya
Dengan adanya kenaikan cukai tersebut, dia memprediksi peredaran rokok ilegal akan mengalami kenaikan menjadi 6% dari tahun 2020 yang mencapai 4%. "Ini yang harus diwaspadai oleh pihak Bea Cukai. Karena dengan kenaikan cukai harga rokok semakin tidak terjangkau. Dan ini menjadi lahan empuk bagi peredaran rokok ilegal," ujarnya.
Baca juga: Hingga Hari Kesembilan PPKM, Kasus Positif COVID-19 di Blitar Masih Terus Bertambah
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Rokok (Gapero) Surabaya Sulami Bahar, selain menjadi penyebab kerugian pendapatan negara, juga menjadi penghambat berkembangnya industri rokok nasional. "Tindakan tegas dari Bea Cukai dinilai perlu diambil guna memberikan pesan yang jelas kepada para oknum, bahwa negara akan selalu siap melindungi para pelaku industri rokok nasional,” katanya
(msd)
Lihat Juga :