Musim Gugur Daun, Pabrik Karet di Sumut Kesulitan Dapatkan Bahan Baku
Rabu, 20 Januari 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu berdasarkan data tahun 2020 lalu, kinerja ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) menurun sebesar 7,6 persen dibandingkan tahun 2019. Yakni menjadi 380.005 ton.
"Lima negara tujuan utama ekspor karet Sumut adalah Jepang (21,8 persen), USA (15,7 persen), China (12,5 persen), India (7,5 persen), dan Brazil (7,1 persen). Rerata harga karet TSR20 tahun 2020 mengalami penurunan 6,3 persen menjadi 131,7 sen AS dibandingkan tahun sebelumnya," tukasnya.
Ironisnya penurunan harga dan volume ekspor karet itu, terjadi di tengah penjualan karet di pasar lokal yang juga menurun. Tercatat pada tahun 2020 serapan karet dalam negeri turun 6 persen menjadi 47.928 ton.
"Untuk total penjualan ekspor dan lokal tahun 2020 mengalami penurunan 7,3 persen menjadi 427.933 ton dibandingkan tahun sebelumnya,” tandasnya.
"Lima negara tujuan utama ekspor karet Sumut adalah Jepang (21,8 persen), USA (15,7 persen), China (12,5 persen), India (7,5 persen), dan Brazil (7,1 persen). Rerata harga karet TSR20 tahun 2020 mengalami penurunan 6,3 persen menjadi 131,7 sen AS dibandingkan tahun sebelumnya," tukasnya.
Ironisnya penurunan harga dan volume ekspor karet itu, terjadi di tengah penjualan karet di pasar lokal yang juga menurun. Tercatat pada tahun 2020 serapan karet dalam negeri turun 6 persen menjadi 47.928 ton.
"Untuk total penjualan ekspor dan lokal tahun 2020 mengalami penurunan 7,3 persen menjadi 427.933 ton dibandingkan tahun sebelumnya,” tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :