RSL Covid-19 Resmi Dioperasikan, Bima Arya: Kondisi Kota Bogor Sudah Sangat Darurat
Senin, 18 Januari 2021 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kang Emil, pada awal tahun 2021 ada dua hal yang mengemuka yakni ketersediaan ruang isolasi semakin terbatas dan vaksin sudah hadir. Beberapa hal diingatkan Kang Emil, diantaranya pasien Covid-19 dengan sedang dan berat bisa dirawat di Rumah Sakit.
"Seiring waktu, mudah-mudahan tahun 2021 adalah tahun pulih pandemi dengan adanya vaksin dan juga pulih ekonomi. Jaga diri, keluarga dan negara dengan disiplin karena hanya itu kuncinya," harap Kang Emil.
Adapun Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru'yat, mengatakan, RS Covid-19 Kota Bogor ini inovasi yang sangat solutif dan gagasan yang sangat cerdas dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bogor.
Sementara Kepala Pusdiklat PB BNPB Berton Panjaitan mengungkapkan, Satgas Covid-19 Nasional membuat struktur baru, yakni bidang perlindungan tenaga kesehatan. Kepada pemerintah daerah Ia berharap membuat hal serupa untuk menjaga dan membuat perlindungan khusus kepada tenaga kesehatan.
Di samping itu ada tantangan yang perlu dihadapi berupa turunnya persepsi masyarakat atas besarnya resiko penularan Covid-19. "Oktober 2020, pemakaian masker ada di angka 84,77 persen dan pada Desember 2020 turun menjadi 55,02 persen. Jaga jarak 69,04 persen turun menjadi 39,51 persen. Dampaknya angka penularan dan kematian meningkat tajam di akhir tahun Demikian juga kematian dokter dari 24 orang pada Oktober menjadi 52 orang pada Desember," kata Berton Panjaitan.
"Seiring waktu, mudah-mudahan tahun 2021 adalah tahun pulih pandemi dengan adanya vaksin dan juga pulih ekonomi. Jaga diri, keluarga dan negara dengan disiplin karena hanya itu kuncinya," harap Kang Emil.
Adapun Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru'yat, mengatakan, RS Covid-19 Kota Bogor ini inovasi yang sangat solutif dan gagasan yang sangat cerdas dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bogor.
Sementara Kepala Pusdiklat PB BNPB Berton Panjaitan mengungkapkan, Satgas Covid-19 Nasional membuat struktur baru, yakni bidang perlindungan tenaga kesehatan. Kepada pemerintah daerah Ia berharap membuat hal serupa untuk menjaga dan membuat perlindungan khusus kepada tenaga kesehatan.
Di samping itu ada tantangan yang perlu dihadapi berupa turunnya persepsi masyarakat atas besarnya resiko penularan Covid-19. "Oktober 2020, pemakaian masker ada di angka 84,77 persen dan pada Desember 2020 turun menjadi 55,02 persen. Jaga jarak 69,04 persen turun menjadi 39,51 persen. Dampaknya angka penularan dan kematian meningkat tajam di akhir tahun Demikian juga kematian dokter dari 24 orang pada Oktober menjadi 52 orang pada Desember," kata Berton Panjaitan.
(thm)
Lihat Juga :