Gempa Bumi Majene-Mamuju: Sebanyak 19.435 Orang Terpaksa Mengungsi
Senin, 18 Januari 2021 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan di Kabupaten Mamuju, terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju, dan Kecamatan Simboro, yang masih dalam proses pendataan. Korban meninggal akibat gempa tersebut sebanyak 81 orang, yaitu 11 orang meninggal di Kabupaten Majene, dan 70 orang di Kabupaten Mamuju.
Pusdalops BNPB juga melaporkan sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene, dan 189 orang di Kabupaten Mamuju, sehingga total korban dengan luka berat mencapai 253 orang. Sedangkan korban dengan luka ringan tercatat sebanyak 679 orang.
Baca juga: Pegawainya Banyak yang Positif COVID-19, Mulai Hari Ini PN Surabaya Ditutup
BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, serta Kabupaten Polewali Mandar, terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.
Saat ini tim personil BNPB masih melakukan assestment untuk wilayah terdampak gempa di Kabupaten Majene. Guna mencegah potensi penularan COVID-19, Kepala BNPB Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen, untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan COVID-19 di lingkungan pengungsian .
Pusdalops BNPB juga melaporkan sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene, dan 189 orang di Kabupaten Mamuju, sehingga total korban dengan luka berat mencapai 253 orang. Sedangkan korban dengan luka ringan tercatat sebanyak 679 orang.
Baca juga: Pegawainya Banyak yang Positif COVID-19, Mulai Hari Ini PN Surabaya Ditutup
BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, serta Kabupaten Polewali Mandar, terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.
Saat ini tim personil BNPB masih melakukan assestment untuk wilayah terdampak gempa di Kabupaten Majene. Guna mencegah potensi penularan COVID-19, Kepala BNPB Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen, untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan COVID-19 di lingkungan pengungsian .
Lihat Juga :