Gempa Bumi Majene-Mamuju: Sebanyak 19.435 Orang Terpaksa Mengungsi
Senin, 18 Januari 2021 - 10:32 WIB
loading...
Sebanyak 19.435 orang terpaksa mengungsi akibat gempa bumi M6.2 di Sulawesi Barat. Foto/Dok.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), mencatat hingga Senin (18/1/2021) pukul 08.00 WIB, sebanyak 19.435 orang mengungsi pasca gempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1/2021), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Baca juga: Bantu Korban Gempa, Prajurit Yonkes 2 Divif 2 Kostrad Diberangkatkan ke Mamuju
Jumlah tersebut, menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers tertulisnya, terdiri dari 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju, dan 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majane.
"Tercatat 25 titik pengungsian di Kabupaten Majene, tersebar di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, serta Desa Limbua, yang masih dalam proses pendataan," ujarnya.
Baca juga: Bantu Korban Gempa, Prajurit Yonkes 2 Divif 2 Kostrad Diberangkatkan ke Mamuju
Jumlah tersebut, menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers tertulisnya, terdiri dari 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju, dan 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majane.
"Tercatat 25 titik pengungsian di Kabupaten Majene, tersebar di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, serta Desa Limbua, yang masih dalam proses pendataan," ujarnya.
Lihat Juga :