RS Lapangan Bogor Beroperasi Hari Ini, Tahap Awal Terima 28 Pasien COVID-19
Senin, 18 Januari 2021 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
“Tetap protokol kesehatan kita ketat. Area RS Lapangan tidak bebas untuk dikunjungi. Petugas pun dilakukan swab tes secara periodik,” terang Yeti. (Baca juga; PPKM di Bogor, Polisi dan Satgas COVID-19 Gencar Patroli Malam di Kawasan Puncak )
Dia menyebutkan, lantaran ketersediaan tenaga medis baru 38 orang dari 60 orang yang diperlukan, dalam satu pekan pertama kapasitas RS Lapangan baru menerima pasien 28 orang. Yeti memastikan, rekrutmen tenaga rawat akan rampung dalam minggu ini sehingga pekan kedua operasional RS Lapangan sudah maksimal.
“Perawat baru memenuhi 38 orang dan masih proses rekrutmen. Jadi dalam satu minggu ini, kapasitasnya masih setengahnya,” katanya. (Baca juga; Pemkot Jakarta Utara Siap Distribusikan BST dengan Protokol Kesehatan Ketat )
Selama tiga bulan, secara periodik operasional RS Lapangan terus dilakukan. Berkaca dari kasus di Kota Bogor saat ini yang angka penularannya masuk masif, khususnya bagi pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) kebutuhan RS Lapangan sangat dibutuhkan. “Kita lihat, kebutuhannya. Dievaluasi periodik, ketika dibutuhkan diperpanjang tiga lagi bulan,” paparnya.
Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Bogor Raya (Kota dan Kabupaten) bertambah 182 orang dalam sehari per Minggu (17/1/2021). Rinciannya, Kota Bogor sebanyak 85 orang dan Kabupaten Bogor 97 orang.
Dia menyebutkan, lantaran ketersediaan tenaga medis baru 38 orang dari 60 orang yang diperlukan, dalam satu pekan pertama kapasitas RS Lapangan baru menerima pasien 28 orang. Yeti memastikan, rekrutmen tenaga rawat akan rampung dalam minggu ini sehingga pekan kedua operasional RS Lapangan sudah maksimal.
“Perawat baru memenuhi 38 orang dan masih proses rekrutmen. Jadi dalam satu minggu ini, kapasitasnya masih setengahnya,” katanya. (Baca juga; Pemkot Jakarta Utara Siap Distribusikan BST dengan Protokol Kesehatan Ketat )
Selama tiga bulan, secara periodik operasional RS Lapangan terus dilakukan. Berkaca dari kasus di Kota Bogor saat ini yang angka penularannya masuk masif, khususnya bagi pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) kebutuhan RS Lapangan sangat dibutuhkan. “Kita lihat, kebutuhannya. Dievaluasi periodik, ketika dibutuhkan diperpanjang tiga lagi bulan,” paparnya.
Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Bogor Raya (Kota dan Kabupaten) bertambah 182 orang dalam sehari per Minggu (17/1/2021). Rinciannya, Kota Bogor sebanyak 85 orang dan Kabupaten Bogor 97 orang.
(wib)
Lihat Juga :