Pesan Berisi Tinggalkan Mamuju Pascagempa Buat Panik Warga

Minggu, 17 Januari 2021 - 16:51 WIB
loading...
Pesan Berisi Tinggalkan...
Suasana Anjungan Manakarra yang menjadi pusat keramaian di Kota Mamuju, kini terlihat sepi dan lengan tidak ada orang yang lalulalang di lokasinya ini pascagempa, Minggu (17/1/2021). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAMUJU - Warga Mamuju dibuat panik dengan beredarnya pesan melalui grup-grup WhatsApp yang berisi ajakan untuk meninggalkan wilayah Mamuju, karena ancaman gempa yang lebih besar hingga berpotensi tsunami .

Dalam pesan yang mengatasnamakan Ahmad Riyadi BPTP Sulbar itu menyebutkan, bahwa BMKG menyatakan akan ada gempa 7,0 SR atau bisa lebih bahkan ada potensi tsunami dan likuifaksi. Baca juga: Korban Gempa Sulbar, BNPB: 47 Orang Meningal di Mamuju, 9 di Majene

Di ujung pesannya dia memohon maaf karena terpaksa menyampaikan informasi itu. “Maaf bu kabalai dan tmn2 skalian bhwa tdk ada maksud sy membuat rasa cemas atau menakut2i tp sy merasa info ini wajib sy share utk kewaspadaan dan bahan pertimbangan tmn2…,” begitu akhir pesan itu.

Sontak saja pesan itu membuat panik, bahkan ada warga yang meminta segera dijemput di Mamuju. “Saya sekarang sudah mau masuk Majene menuju Mamuju, mau jemput keluarga di sana, karena katanya kondisi di sana sudah tidak aman, makanya minta dijemput,” kata salah seorang warga Makassar, Ruslan.Baca juga: Majene Diguncang Gempa, PVMBG: Jalur Ini Pernah Sebabkan Tsunami

Informasi yang dihimpun, saat ini Kota Mamuju sudah sepi, jalan-jalan sudah lengan karena sebagian besar warga mengungsi ke wilayah dataran tinggi demi menghindari adanya gempa susulan yang lebih besar.

Sejumlah warga Majene yang ada di Mamuju juga sudah berkemas untuk meninggalkan Bumi Manakarra demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Dari kemarin saya tiba di Mamuju, mau menjemput keluarga karena takut di Mamuju,” kata salah seorang warga Majene, Zukfikar, kepada SINDOnews, Minggu (17/1/2021).

Dia mengaku, masih akan kembali ke Mamuju untuk menjemput keluarganya yang lain untuk segera pulang ke Majene. “Ini masih ada keluarga yang menunggu disana, besok mau kembali lagi ke Mamuju untuk menjemput mereka,” pungkasnya. Baca juga: Warga Sulbar Diminta Waspada, Gempa Susulan Diprediksi Berpotensi Tsunami

Kepanikan juga dirasakan salah seorang warga Makassar, Abdullah yang memiliki adik perempuan bersama bayinya yang sementara berada di Mamuju bersama suaminya. “Tentu saya panik, terlepas apakah pesan itu betul atau tidak, tapi kita perlu waspada apalagi, cuaca saat ini masih hujan. Makanya saya minta adik segera pulang, karena saya khawatir,” katanya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Berita Terkini
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved