Wali Kota Masih Plt, Pembahasan Perda di Cimahi Butuh Rekomendasi Gubernur

Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:59 WIB
loading...
Wali Kota Masih Plt,...
DPRD Kota Cimahi menargetkan bisa merampungkan sebanyak 25 Perda tahun ini yang sebagian merupakan limpahan tahun lalu karena tidak dibahas akibat pandemi COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
CIMAHI - DPRD Cimahi menargetkan bisa menyelesaikan sebanyak 25 Peraturan Daerah (Perda) tahun ini. Rancangan Perda tersebut kini sudah masuk dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) yang telah disepakati DPRD Kota Cimahi.

"Targetnya 25 perda bisa selesai tahun ini. Rinciannya 15 merupakan usulan dari DPRD dan 10 usulan dari pihak eksekutif (Pemkot Cimahi)," kata Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri Lukmansyah, Sabtu (16/1/2021). Baca juga:Akhir Tahun, DPRD Barru Tetapkan 3 Peraturan Daerah

Enang menjelaskan, dari 25 Raperda yang akan dibahas tahun ini ada beberapa di antaranya yang limpahan dari tahun 2020 karena tidak tergarap. Pasalnya aktivitas pembahasan antara eksekutif dan legislatif banyak yang ditunda akibat kondisi pandemi COVID-19.

Pada kondisi normal, biasanya untuk membuat satu produk Perda membutuhkan waktu kurang lebih dua pekan. Namun dengan kondisi yang masih pandemi, diprediksi butuh waktu yang lebih lama. Sebab untuk sementara ini pembentukan Panitia Khusus (Perda) harus berdasarkan rekomendasi dari gubernur.

"Sekarang kan posisi Wali Kota Cimahi masih diisi Plt, makanya perlu rekom (rekomendasi) dari gubernur. Tapi kalau sudah definitif gak perlu lagi," terangnya. Baca juga:Selama PPKM, Check Point di Cimahi Diperketat dan Operasional Restoran Dibatasi

Mensiasati kondisi tersebut, pihaknya akan mengajukan proses rekomendasi Pansus Perda secara simultan kepada gubernur. Sehingga tidak ada jeda karena antara satu perda dengan perda lainnya bisa langsung berproses pengajuan rekomendasinya. "Upaya mempercepat proses birokrasi bisa seperti itu dan tidak menyalahi aturan. Sehingga pembahasan di sini (dewan) bisa berjalan sesuai jadwal," ujarnya.

Disinggung soal kebutuhan anggaran, Ketua DPD Partai NasDem Cimahi ini menyebutkan satu perda butuh sekitar Rp200 juta. Tapi adanya COVID-19 membuat anggaran terkena refokusing sehingga kini diperkirakan hanya Rp100 juta/satu perda. "Anggaran sebesar itu karena ada efesiensi seperti perjalanan dinas dikurangi, nara sumber juga," sebutnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved