PPKM di Bogor, Pengunjung Kawasan Puncak Kembali Diminta Tunjukkan Surat Rapid Antigen
Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, terlihat ada beberapa pengendara yang sudah menunjukan surat hasil rapid antigen namun tidak sesuai dengan jumlah penumpangnya juga diputarbalik. Bila tidak ingin diputar balik, petugas sudah menyiapkan rapid antigen bagi pengunjung.
"Hari ini kita melaksanakan giat PPKM, kita lakukan pengetatan.Kita sekat di Gadog, karena Puncak memang lokasi tujuan wisata kemudian kita juga laksanakan rapid antigen bagi masyarakat yang kedapatan tidak membawa rapid antigen," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho di lokasi. Baca juga: Awal Tahun 2021, Arus Lalu Lintas Menuju Puncak Bogor Sepi
Tidak hanya pemeriksaan protokol kesehatan dan surat hasil rapid antigen, petugas juga akan menyisir beberapa lokasi wisata yang terjadi kerumunan. Pasalnya, aturan dalam masa PPKM lokasi wisata dibatasi kapasitasnya hanya sebesar 25 persen.
Baca juga : Top! Alat Deteksi Corona Buatan UGM Banjir Order
"Di Kabupaten Bogor kita lakukan pengetatan untuk tempat-tempat wisata dan tempat wisata itu hanya 25 persen.Jadi sebagian (petugas) juga ada yang akan menyisir tempat-tempat wisata kita akan lakukan rapid dan kontrol 25 persen," tegas Agus.
"Hari ini kita melaksanakan giat PPKM, kita lakukan pengetatan.Kita sekat di Gadog, karena Puncak memang lokasi tujuan wisata kemudian kita juga laksanakan rapid antigen bagi masyarakat yang kedapatan tidak membawa rapid antigen," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho di lokasi. Baca juga: Awal Tahun 2021, Arus Lalu Lintas Menuju Puncak Bogor Sepi
Tidak hanya pemeriksaan protokol kesehatan dan surat hasil rapid antigen, petugas juga akan menyisir beberapa lokasi wisata yang terjadi kerumunan. Pasalnya, aturan dalam masa PPKM lokasi wisata dibatasi kapasitasnya hanya sebesar 25 persen.
Baca juga : Top! Alat Deteksi Corona Buatan UGM Banjir Order
"Di Kabupaten Bogor kita lakukan pengetatan untuk tempat-tempat wisata dan tempat wisata itu hanya 25 persen.Jadi sebagian (petugas) juga ada yang akan menyisir tempat-tempat wisata kita akan lakukan rapid dan kontrol 25 persen," tegas Agus.
Lihat Juga :