Pemilihan Ketua Kadin Sultra Ricuh, Pendukung 2 Calon Nyaris Adu Jotos

loading...
Pemilihan Ketua Kadin Sultra Ricuh, Pendukung 2 Calon Nyaris Adu Jotos
Musyawarah Provinsi ke 7 Pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawsi Tenggara di Hotel Claro, berlangsung ricuh, Rabu malam (13/1/2021). Foto iNews TV/F Tamenk
KENDARI - Musyawarah Provinsi ke 7 Pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara di Hotel Claro, berlangsung ricuh, Rabu malam (13/1/2021). Kericuhan dipicu dengan penolakan empat DPC Kadin Kabupaten untuk dilakukannya pemilihan secara terbuka oleh pimpinan sidang.

Para pendukung dua pasangan calon Ketua Kadin , La Mandi dan Anton Timbang nyaris adu jotos. Baca: Massa Mengamuk di Rapat Pleno Pilkada Pesisir Barat, Komisioner KPU Dievakuasi Polisi

Kericuhan bermula saat pimpinan sidang memberlakukan pemilihan secara langsung dan terbuka berdasarkan hasil voting. Namun ada empat perwakilan Kadin Kabupaten yang tidak menerima dan melakukan protes.

“Beruntung petugas keamanan dari Polda Sultra yang mengawal jalannya Musprov Kadin ke 7 cepat mengamankan ke dua kubu sehingga kericuhan dapat segera dihentikan,” kata Wakil Ketua Kadin Kawasan Timur Indonesia Andi Rukman Makarumpa.



Menurut dia, dalam pemilihan Ketua Kadin Sultra ini diikuti oleh dua pasang calon yaitu Lamandi dan Anton Timbang. Berdasarkan voting akhirnya pemilihan dimenangkan oleh Anton Timbang dengan 36 suara.

Sementara lawannya hanya mendapatkan dua suara dimana ada tiga kabupaten perwakilan Kadin memilih untuk tidak menyalurkan hak pilihnya karena kecewa.

Menurut dia, Ketua Kadin Sultra Terpilih Anton Timbang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke depan. Bisa diklik: 5 Penggerak Demo Anarkis di Tambang Nikel PT VDNI Morosi Ditangkap



“Dalam waktu dekat saya akan kembali berkunjung ke Sultra bersama Ketua Kadin untuk melakukan pertemuan bisnis sekaligus melantik kepengurusan Kadin Sultra,” ujarnya.

Sementara Ketua Kadin SultraTerpilih Anton Timbang mengaku akan melakukan pembenahan pengurus dan menyatukan seluruh Kadin se Sultra.

“Ini dilakukan untuk dapat bersama membangun perekonomian di Sulawesi Tenggara di tengah pandemi COVID -19,” kata Anton Timbang .
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top