Cegah COVID-19, FAGI Minta Sekolah Lakukan Rapid Antigen untuk Tenaga Pengajar
Senin, 11 Januari 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Korban Meninggal Mikrobus Terbalik di Tol Cipali Subang Jadi 4 Orang, Ini Identitasnya)
"Untuk biayanya sebenarnya pemerintah dan pemerintah daerah sudah memberikan keleluasaan penggunaan BOS dan BOPD untuk kepentingan pencegahan Covid 19. Sekolah tinggal anggarkan saja," tegas dia.
Dia mencontohkan, SMAN 9 Bandung melakukan rapid test antigen kepada 30 guru/TU/ pesuruh dan satpam. Hasilnya ketahuan dua orang positif. Setelah itu, sekolah langsung ditutup 14 hari.
(Baca juga: Tarif Murah Pesawat, Komisioner BPKN Sebut Jangan Sampai Abaikan Penumpang)
"Kemungkinan di sekolah-sekolah yang tidak melakukan rapid tes antigen bisa berkeliaran yang positif covid tapi OTG ini membahayakan bagi karyawan lainnya," imbuh dia.
"Untuk biayanya sebenarnya pemerintah dan pemerintah daerah sudah memberikan keleluasaan penggunaan BOS dan BOPD untuk kepentingan pencegahan Covid 19. Sekolah tinggal anggarkan saja," tegas dia.
Dia mencontohkan, SMAN 9 Bandung melakukan rapid test antigen kepada 30 guru/TU/ pesuruh dan satpam. Hasilnya ketahuan dua orang positif. Setelah itu, sekolah langsung ditutup 14 hari.
(Baca juga: Tarif Murah Pesawat, Komisioner BPKN Sebut Jangan Sampai Abaikan Penumpang)
"Kemungkinan di sekolah-sekolah yang tidak melakukan rapid tes antigen bisa berkeliaran yang positif covid tapi OTG ini membahayakan bagi karyawan lainnya," imbuh dia.
(boy)
Lihat Juga :