Sumarzen Marzuki, Ayah Fadly Satrianto Terlihat Tegar dan Ikhlas
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:31 WIB
loading...
Rumah Sumarzen Marzuki, ayah Fadly Satrianto di Jalan Tanjung Pinang 72A Surabaya.Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Hujan masih mengguyur Kota Surabaya sejak pagi. Dalam mendung yang menutupi Kota Pahlawan, hati Sumarzen Marzuki (63), ayah Fadly Satrianto juga masih berkabut menunggu keajaiban yang terjadi pada anaknya.
Matanya masih terlihat tegar ketika beberapa tamu terus berdatangan ke rumahnya di Jalan Tanjung Pinang 72A Surabaya. Dengan mengenakan baju putih dan kopyah putih, pikiran Sumarzen masih tertuju pada anaknya. Berharap ada sedikit keajaiban yang bisa diperoleh anaknya serta para penumpang pesawat Sriwijaya Air nomor SJY-182.
(Baca juga: Sebelum Kecelakaan, Co-Pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Sempat Ajak 3 Generasi Keluarganya Foto Bareng )
Namun, ia terus memupuk rasa ikhlas dengan apapun yang terjadi pada anak bungsunya tersebut. “Saya harus bisa ikhlas,” kata Sumarzen, Minggu (10/1/2021).
Fadly, katanya, sebenarnya tidak dalam menjalani tugas di pesewat tersebut. Pasalnya, anaknya merupakan co-pilot di perusahaan penerbangan Nam Air. Salah satu anak perusahaan dari Sriwijaya Air.
Matanya masih terlihat tegar ketika beberapa tamu terus berdatangan ke rumahnya di Jalan Tanjung Pinang 72A Surabaya. Dengan mengenakan baju putih dan kopyah putih, pikiran Sumarzen masih tertuju pada anaknya. Berharap ada sedikit keajaiban yang bisa diperoleh anaknya serta para penumpang pesawat Sriwijaya Air nomor SJY-182.
(Baca juga: Sebelum Kecelakaan, Co-Pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Sempat Ajak 3 Generasi Keluarganya Foto Bareng )
Namun, ia terus memupuk rasa ikhlas dengan apapun yang terjadi pada anak bungsunya tersebut. “Saya harus bisa ikhlas,” kata Sumarzen, Minggu (10/1/2021).
Fadly, katanya, sebenarnya tidak dalam menjalani tugas di pesewat tersebut. Pasalnya, anaknya merupakan co-pilot di perusahaan penerbangan Nam Air. Salah satu anak perusahaan dari Sriwijaya Air.
Lihat Juga :