Jatah Terbatas, Distribusi Vaksin COVID-19 di Jabar Proporsional

Kamis, 07 Januari 2021 - 12:19 WIB
loading...
Jatah Terbatas, Distribusi...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, distribusi vaksin COVID-19 di Jabar akan dilakukan secara proporsional berdasarkan tingkat penyebarannya.

"Ada 1.000 nakes (tenaga kesehatan) di zona merah dan 1.000 nakes di zona yang tidak merah, maka proporsinya tidak akan sama meski sama-sama ada 1.000 nakes," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Kamis (7/12/2020).

Dengan begitu, gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menegaskan, akan lebih banyak nakes di zona merah yang bakal menjalani vaksinasi COVID-19 dengan vaksin yang dibeli oleh pemerintah pusat.

"Maka, nanti Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya yang akan mendapat porsi lebih banyak," sebut Kang Emil.

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Rabu (6/1/2021) pukul 15:00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bodebek dan Bandung Raya sendiri mencapai 61.791 kasus.

Adapun jatah vaksin COVID-19 yang bakal diterima Provinsi Jabar terbatas, yakni hanya 97.080 dosis vaksin COVID-19 yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I sebanyak 38.400 dosis, sedangkan tahap II sebanyak 58.680 dosis.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar, terdapat total 161.242 sasaran nakes di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Jumlah tersebut bisa meningkat dengan penambahan daftar sumber daya manusia (SDM) lainnya di fasilitas layanan kesehatan.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, Jabar membutuhkan sekitar 67 juta dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada 33,5 juta penduduk atau 70 persen dari populasi.

(Baca juga: Tuntut Uang Dikembalikan, Puluhan Nasabah Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Datangi OJK)

Pihaknya terus meningkatkan kesiapan SDM dan logistik dalam rangka vaksinasi yang dijadwalkan digelar Januari 2021 ini.

(Baca juga: 3 Kampus Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Secara Daring)

Kang Emil juga menyebutkan, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jabar, terdapat 1.094 puskesmas, 27 wakil supervisor kabupaten/kota, 67 rumah sakit umum di 27 kabupaten/kota, serta 18 RS TNI, Polri, dan BUMN yang siap menggelar vaksinasi serta tambahan 46 cold chain TCW 3000.

"Alhamdulillah sekarang kita sudah punya 11.000-an vaksinator yang dilatih sampai akhir bulan Januari. Insya Allah Jabar akan siap (memulai vaksinasi COVID-19)," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
Pencarian Korban Longsor...
Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berita Terkini
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved