Dua Tertembak Mati, Polisi Juga Amankan 18 Orang Terduga Teroris di Makassar

Rabu, 06 Januari 2021 - 18:38 WIB
loading...
Dua Tertembak Mati,...
Aparat kepolisian saat memasang garis polisi di rumah terduga teroris yang tertembak mati di Makassar. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Selain dua orang yang tertembak mati, Tim Detasmen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri dibackup tim gabungan Jajaran Polda Sulsel , juga mengamankan 18 orang yang diduga merupakan kelompok teroris di Villa Mutiara Cluster Biru Jalan Boulevard Kelurahan Bulurokeng Biringkanaya Kota Makassar, Rabu, (06/01/2021).

Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam mengatakan pelaku teroris keseluruhan berjumlah 20 orang.

"Dua diantaranya meninggal dunia karena melakukan perlawanan dengan inisial MR dan SA dan satu luka tembak, serta 17 orang diamankan. Total ada 20 orang. Sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk langkah medis lanjutan," kata Merdisyam di lokasi.

Baca Juga: Densus 88 Tembak Mati 2 Orang Terduga Teroris di Makassar

Menurut Merdisyam , kedua pria itu sempat saling serang menggunakan senjata tajam dan senapan angin jenis Pre Charge Pneumatic (PCP) atau sistem gas tekan, sekitar pukul 06.00 Wita.

"Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," ungkapnya.

Di lokasi rumah yang disinyalir menjadi tempat tinggal terduga teroris ditutupi terpal hijau. Garis polisi dipasang dengan jarak 25 meter di tiap sudut gang. Rumah tersebut diduga sudah lama didiami MR dan kawanannya. Merdi menyebut mereka adalah jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Beberapa barang bukti ikut diamankan dalam penangkapan pagi tadi. Di antaranya 8 unit kendaraan, senjata tajam seperi parang, anak panah berikut pelontarnya, senapan angin PCP dan beberapa cairan serupa bahan bakar. Namun dipastikan tak ditemukan bahan peledak di sana.

"Barang bukti dibawa ke Labfor Mabes Polri. Bahan peledak tidak ada. Para pelaku dibawa Tim Densus 88 anti Teror Mabes Polri untuk diproses lebih lanjut, Mereka merupakan jaringan JAD. Terafiliasi dengan ajaran Khilafah atau ISIS," ucap Jenderal Bintang dua ini.

Merdisyam mengatakan, dua terduga teroris yang tewas tertembak memiliki ikatan keluarga. MR berusia 44 tahun merupakan mertua dari SA, diperkirakan berusia 22 tahun. Keduanya adalah pimpinan dari JAD yang beraktifitas di perumahan mewah tersebut.

Baca Juga: Dua Terduga Teroris Yang Ditembak Mati di Makassar Punya Peran Strategis

"Mereka dibaiat bersama ratusan orang lainnya di Sulsel untuk mengikuti ajaran khilafah atau ISIS pada tahun 2015 di Pondok Pesantren Ar Ridho, pimpinan Ustad Basri yang eksekusi di Lapas Nusa Kambangan dalam kasus teror," ucap Kapolda Sulsel .

"Kemudian juga melakukan kajian khusus pendukung daulah di Villa Mutiara yayasan Ar Ridho yang pada tahun 2016 bersama keluarga hijrah bermaksud bergabung organisasi ISIS di Suriah namun dapat dibatalkan keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta," sambung Merdisyam.

Jaringan ini lanjut Merdisyam, juga teridentifikasi terlibat dalam kasus bom bunuh diri sebuah gereja di Pulau Jolo, Filipina, 27 Januari 2019 silam.

"Mereka yang mengirimkan dana kepada dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Jolo, Filipina," paparnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Siswa SMP Lempar Bom...
Siswa SMP Lempar Bom Molotov ke Sekolah di Kalbar, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Kekerasan Luar Negeri
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Densus 88 Ungkap Terduga...
Densus 88 Ungkap Terduga Pelaku Ledakan SMA 72 Jakarta Kerap Kunjungi Dark Web
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Bekukan Yayasan Rumah Amal Jariyah di Merangin karena Terafiliasi NII
Ancam Ledakkan Mapolres...
Ancam Ledakkan Mapolres Pacitan, Terduga Teroris Ditangkap Densus 88
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
Rekomendasi
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Berita Terkini
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved