Lulus Saat Pandemi, Dokter Muda Bisa Langsung Menangani Pasien COVID-19

loading...
Lulus Saat Pandemi, Dokter Muda Bisa Langsung Menangani Pasien COVID-19
Rektor Unjani Hikmahanto Juwana saat Sidang Senat Terbuka Fakultas Kedokteran Unjani penyerahan ijazah dan angkat sumpah profesi dokter dan dokter gigi sebanyak 72 orang secara virtual, Selasa (5/1/2021). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
CIMAHI - Dokter muda yang lulus di masa pandemi COVID-19 dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah. Mereka harus mau ditempatkan dimana saja dan tidak menutup kemungkinan menangani pasien yang positif COVID-19.

"Ini menjadi tantangan tersendiri, bagi para dokter muda yang menyelesaikan pendidikannya di saat sedang pandemi COVID-19. Saya yakin mereka siap, karena fashionnya di sana dan ada yang sudah jadi relawan juga," kata Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Hikmahanto Juwana, di Cimahi, Selasa (5/1/2021).

(Baca juga: Karawang Siaga 1 COVID-19, Belajar Tatap Muka Dibatalkan )

Pesan itu yang disampaikan Hikmahanto usai Sidang Senat Terbuka Fakultas Kedokteran (Unjani) penyerahan ijazah dan angkat sumpah profesi dokter dan dokter gigi tahun akademik 2020/2021. Sebanyak 72 lulusan terdiri dari 38 dokter dan 34 dokter gigi, mengikuti prosesi secara virtual.



Hikmahanto menerangkan, ibarat tentara yang siap berperang maka para dokter muda ini juga harus siap berperang melawan COVID-19. Mereka harus menjalankan profesinya secara profesional dan bertanggungjawab kepada Tuhan YME, sesama, dan menghormati pasien sesuai dengan sumpa dokter yang telah diucapkan.

Tahun depan, lanjut dia, Fakultas Kedokteran (FK) Unjani yang mengelola Prodi dokter umum dan dokter gigi akan dipisah. FK akan mengelola Prodi dokter umum dan profesi dokter. Sementara prodi dokter gigi menjadi Fakultas Kedokteran Gigi yang mengelola prodi kedokteran gigi dan profesi dokter gigi.

(Baca juga: Suntik Vaksin COVID-19 untuk 44.000 Nakes Jabar Digelar Pekan Ketiga Januari )



"Itu sebagai salah satu pengembangan Unjani menuju smart campus sesuai arahan Pa KSAD selaku ketua dewan pembina. Serta open university yang menjalankan kegiatan pendidikan tatap muka jarak jauh," imbuhnya.

Dekan FK Unjani, Sutrisno menambahkan, sejak Oktober 1992 Prodi Kedokteran telah menerima mahasiswa sebanyak 3.968. Telah meluluskan program profesi dokter sebanyak 2.498 dan sarjana kedokteran 2.889. Sementara prodi kedokteran gigi telah menerima mahasiswa sebanyak 724 dengan lulusan sarjana kedokteran gigi 341 dan profesi dokter Gigi 217
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top