Bau Menyengat 1 Km, Bangkai Paus Balin Terdampar di Pesisir Aceh Besar
Senin, 04 Januari 2021 - 23:31 WIB
loading...
Warga Pesisir Lambaro Neujid, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar menemukan bangkai ikan paus balin atau baleen whale dengan kondisi telah membusuk di bibir pantai. Foto/iNews TV/Taufan Mustafa
A
A
A
ACEH BESAR - Warga Pesisir Lambaro Neujid, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar menemukan bangkai ikan paus balin atau baleen whale dengan kondisi telah membusuk di bibir pantai. Diperkirakan ikan paus tersebut telah terdampar sejak 20 hari lalu dan baru diketahui oleh warga saat menjaring ikan.
(Baca juga: 97 Paus Pilot dan 3 Lumba-lumba Mati Terdampar Massal di Selandia Baru)
Kondisinya telah mengeluarkan bau menyengat dan tercium hingga 1 kilometer lebih. Penemuan bangkai paus berukuran besar tersebut pertama diketahui warga saat sedang mencari ikan. Ukurannya di perkirakan mencapai 7 meter dan lebar 2 meter. Bangkai paus balin tersebut kondisinya hanya tersisa kulit dan tulang belulang.
(Baca juga: Sebelum Tusuk 2 Anggota TNI, Kelompok Pemuda di Rejang Lebong Pesta Miras)
BPSPL Padang dan peneliti dari Unsyiah tersebut tidak bisa lagi melakukan nekropsi atau pembedahan pada bangkai paus balin tersebut karena telah lama membusuk dan hanya menyisakan kulit dan tulang belulang.
Dugaan sementara paus tersebut mati di tengah laut dan terdampar ke pesisir pantai Desa Lambaro Neujid. Lokasi terdamparnya paus balin ini jauh dari pemukiman dan jalan lintasan warga.
(Baca juga: 97 Paus Pilot dan 3 Lumba-lumba Mati Terdampar Massal di Selandia Baru)
Kondisinya telah mengeluarkan bau menyengat dan tercium hingga 1 kilometer lebih. Penemuan bangkai paus berukuran besar tersebut pertama diketahui warga saat sedang mencari ikan. Ukurannya di perkirakan mencapai 7 meter dan lebar 2 meter. Bangkai paus balin tersebut kondisinya hanya tersisa kulit dan tulang belulang.
(Baca juga: Sebelum Tusuk 2 Anggota TNI, Kelompok Pemuda di Rejang Lebong Pesta Miras)
BPSPL Padang dan peneliti dari Unsyiah tersebut tidak bisa lagi melakukan nekropsi atau pembedahan pada bangkai paus balin tersebut karena telah lama membusuk dan hanya menyisakan kulit dan tulang belulang.
Dugaan sementara paus tersebut mati di tengah laut dan terdampar ke pesisir pantai Desa Lambaro Neujid. Lokasi terdamparnya paus balin ini jauh dari pemukiman dan jalan lintasan warga.
Lihat Juga :