Kembali Berjualan, Pedagang Naikan Harga Tahu dan Tempe Rp1.000
Senin, 04 Januari 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Kendati ada kenaikan, penjualan tempe dan tahu tetap bergeliat. Kebutuhan warga terhadap makanan wong cilik ini tetap tinggi. Bahkan, dikangeni saat hilang di pasaran. (Baca juga; 41 Fasilitas Kesehatan Siap Layani Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama di Kota Bogor )
Sementara itu, Hendra (48), seorang pengusaha warteg di Ciputat, mengaku akan tetap membeli tempe dan tahu. Dia cukup kesulitan, saat makanan rakyat itu hilang di pasaran, karena banyak yang menanyakan. (Baca juga; Harga Kedelai Naik, Kata Mentan karena Kontraksi Global )
"Wah, kalau nggak ada tahu dan tempe, entah bagaimana mas. Hampir semua yang makan di warteg ini penggemar tahu dan tempe. Tetapi 3 hari kemarin kita terpaksa tidak jual tahu tempe, karena barang kosong," jelasnya.
Dirinya pun berharap, pemerintah bisa lebih memperhatikan pedagang kecil tahu tempe yang selalu mengeluhkan mahalnya harga kedelai untuk bahan baku tahu dan tempe.
Sementara itu, Hendra (48), seorang pengusaha warteg di Ciputat, mengaku akan tetap membeli tempe dan tahu. Dia cukup kesulitan, saat makanan rakyat itu hilang di pasaran, karena banyak yang menanyakan. (Baca juga; Harga Kedelai Naik, Kata Mentan karena Kontraksi Global )
"Wah, kalau nggak ada tahu dan tempe, entah bagaimana mas. Hampir semua yang makan di warteg ini penggemar tahu dan tempe. Tetapi 3 hari kemarin kita terpaksa tidak jual tahu tempe, karena barang kosong," jelasnya.
Dirinya pun berharap, pemerintah bisa lebih memperhatikan pedagang kecil tahu tempe yang selalu mengeluhkan mahalnya harga kedelai untuk bahan baku tahu dan tempe.
(wib)
Lihat Juga :