Sempat Mogok Produksi, Perajin Tempe Surabaya Kini Andalkan Dua Siasat
Senin, 04 Januari 2021 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Putus Mata Rantai COVID-19 di Kampus, Unair Lockdown 14 Hari )
Dia menambahkan, dalam sehari, sebanyak 15 perajin tempe di Kampung Wonocolo ini menghabiskan 1 ton kedelai untuk bahan produksi tempe.
Sementara itu, para ibu rumah tangga mengaku keberatan dengan kenaikan harga atau ukuran tempe yang lebih kecil. Menurutnya, tempe dan tahu merupakan lauk pauk untuk makan sehari-hari keluarga yang terjangkau. "Jangan dinaikkan lah harganya. Tempe tahu jadi lauk pauk masyarakat," terang Mailatul Nafila, ibu rumah tangga.
Dia menambahkan, dalam sehari, sebanyak 15 perajin tempe di Kampung Wonocolo ini menghabiskan 1 ton kedelai untuk bahan produksi tempe.
Sementara itu, para ibu rumah tangga mengaku keberatan dengan kenaikan harga atau ukuran tempe yang lebih kecil. Menurutnya, tempe dan tahu merupakan lauk pauk untuk makan sehari-hari keluarga yang terjangkau. "Jangan dinaikkan lah harganya. Tempe tahu jadi lauk pauk masyarakat," terang Mailatul Nafila, ibu rumah tangga.
(msd)
Lihat Juga :