Bupati Naik Bus Ngumbara Keliling Lembang Bawa Pengeras Suara, Ada Apa?
Kamis, 31 Desember 2020 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bentuk sosialisasi yang dilakukan, karena biasanya saat Tahun Baru warga tersentralistis di Lembang. Dari Bandung naik ke Lembang merayakan Tahun Baru, itu yang kami imbau agar tahun ini tidak dilakukan," kata Bupati Aa Umbara saat ditemui di lokasi.
Aa Umbara berharap dengan adanya sosialisasi turun langsung ke jalan, tidak ada perayaan dan kerumunan di malam Tahun Baru. Apalagi dirinya sudah menyampaikan surat edaran hingga ke tingkat RW dan RT bahwa dilarang melakukan perayaan pesta kembang api saat Tahun Baru.
"Sosialisasi itu dikuatkan lagi. Kecuali di masjid untuk istighasah dan solawatan diperbolehkan, asal tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.
Kadishub, KBB, Lukmanul Hakim menambahkan, sengaja mengerahkan dua unit Bus Ngumbara untuk dipakai sosialisasi protokol kesehatan. Sebab sejak dipinjamkan dari provinsi bus tersebut belum pernah dipergunakan. Sedangkan dipilihnya Lembang karena merupakan jalur wisata dan jadi tempat favorit warga untuk berkumpul.
"Keberadaan Bus Ngumbara itu kami optimalkan, salah satunya untuk sosialisasi prokes ke masyarakat. Menghadapi Tahun Baru ini kami juga menyiagakan 102 personel dan 13 CCTV yang tersebar di sejumlah titik untuk pengawaaan," ujarnya.
Aa Umbara berharap dengan adanya sosialisasi turun langsung ke jalan, tidak ada perayaan dan kerumunan di malam Tahun Baru. Apalagi dirinya sudah menyampaikan surat edaran hingga ke tingkat RW dan RT bahwa dilarang melakukan perayaan pesta kembang api saat Tahun Baru.
"Sosialisasi itu dikuatkan lagi. Kecuali di masjid untuk istighasah dan solawatan diperbolehkan, asal tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.
Kadishub, KBB, Lukmanul Hakim menambahkan, sengaja mengerahkan dua unit Bus Ngumbara untuk dipakai sosialisasi protokol kesehatan. Sebab sejak dipinjamkan dari provinsi bus tersebut belum pernah dipergunakan. Sedangkan dipilihnya Lembang karena merupakan jalur wisata dan jadi tempat favorit warga untuk berkumpul.
"Keberadaan Bus Ngumbara itu kami optimalkan, salah satunya untuk sosialisasi prokes ke masyarakat. Menghadapi Tahun Baru ini kami juga menyiagakan 102 personel dan 13 CCTV yang tersebar di sejumlah titik untuk pengawaaan," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :