Warga Berharap Bansos Jabar Dilanjutkan 2021, Mayoritas Ingin Uang Tunai
Rabu, 30 Desember 2020 - 22:04 WIB
loading...
Warga terdampak COVID-19 di Jawa Barat berharap, Pemprov Jabar melanjutkan program Bansos pada 2021 dan dalam bentuk uang tunai. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Warga terdampak COVID-19 di Jawa Barat berharap, Pemprov Jabar melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) pada 2021 dan dalam bentuk uang tunai.
Ketua Divisi Logistik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat (Jabar), Moh Arifin Soedjayana mengungkapkan, pihaknya menerima banyak saran dan masukan dari warga penerima bansos melalui berbagai saluran komunikasi yang dibuka oleh Divisi Logistik.
(Baca juga: Ubah Pola Penyaluran Bansos, Pemprov Jabar Libatkan Perbankan)
"Saran yang masuk lewat kotak saran maupun WhatsApp dan sosial media tinggi sekali. Mayoritas dari hasil rekapitulasi yang kami susun, terlihat masyarakat meminta bansos di 2021 tetap ada dan berharap seluruhnya uang tunai," ungkap Arifin di Bandung, Rabu (30/12/2020).
(Baca juga: FPI Dilarang, Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Ciamis Bentuk Ormas Baru)
Arifin membeberkan, ribuan saran dan masukan datang dari warga penerima bansos di 27 kabupaten/kota di Jabar. Berdasarkan catatannya, 12.949 saran dan masukan dari warga Kabupaten Bandung, 507 Kota Bandung, 484 Sumedang, 3.454 Ciamis, 6.171 Bandung Barat, serta 358 saran dan masukan dari warga Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, 2.821 saran dan masukan dari warga Garut, 182 Kabupaten Tasikmalaya, 1.052 Kota Tasikmalaya, 3.167 Kabupaten Bogor, 30 Kabupaten Cirebon, 21 Kota Depok, 28 Kota Sukabumi, 60 Kuningan, 2.989 dari Kota Bogor, 365 Indramayu, serta 546 saran dan masukan dari warga Majalengka.
Ketua Divisi Logistik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat (Jabar), Moh Arifin Soedjayana mengungkapkan, pihaknya menerima banyak saran dan masukan dari warga penerima bansos melalui berbagai saluran komunikasi yang dibuka oleh Divisi Logistik.
(Baca juga: Ubah Pola Penyaluran Bansos, Pemprov Jabar Libatkan Perbankan)
"Saran yang masuk lewat kotak saran maupun WhatsApp dan sosial media tinggi sekali. Mayoritas dari hasil rekapitulasi yang kami susun, terlihat masyarakat meminta bansos di 2021 tetap ada dan berharap seluruhnya uang tunai," ungkap Arifin di Bandung, Rabu (30/12/2020).
(Baca juga: FPI Dilarang, Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Ciamis Bentuk Ormas Baru)
Arifin membeberkan, ribuan saran dan masukan datang dari warga penerima bansos di 27 kabupaten/kota di Jabar. Berdasarkan catatannya, 12.949 saran dan masukan dari warga Kabupaten Bandung, 507 Kota Bandung, 484 Sumedang, 3.454 Ciamis, 6.171 Bandung Barat, serta 358 saran dan masukan dari warga Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, 2.821 saran dan masukan dari warga Garut, 182 Kabupaten Tasikmalaya, 1.052 Kota Tasikmalaya, 3.167 Kabupaten Bogor, 30 Kabupaten Cirebon, 21 Kota Depok, 28 Kota Sukabumi, 60 Kuningan, 2.989 dari Kota Bogor, 365 Indramayu, serta 546 saran dan masukan dari warga Majalengka.
Lihat Juga :