Gawat! Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Jatim Lampaui Rata-rata Global

Rabu, 30 Desember 2020 - 14:51 WIB
loading...
Gawat! Tingkat Kematian...
Kematian akibat COVID-19 di Jatim, melampaui rata-rata global. Foto/Ilustrasi
A A A
SURABAYA - Mengacu data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 , pada Selasa (29/12/2020) sore, kematian pasien akibat COVID-19 di Jatim bertambah 64 kasus. Sehingga, jumlah total kasus kematian akibat virus corona di provinsi ini sebanyak 5.701 kasus. Jumlah yang meninggal tersebut setara dengan 6,93% dari total kasus COVID-19 di Jatim.

(Baca juga: Ketua MA: Kepala Biro Hukum dan Humas Meninggal Akibat Covid-19 )

Dengan jumlah tersebut, maka tingkat kematian pasien COVID-19 di Jatim melebihi rata-rata nasional yang dikisaran 3%. Sementara secara global diangka 2,3%. Secara global, COVID-19 telah menginfeksi sebanyak 81,9 juta jiwa.

Dari jumlah itu, sebanyak 43,6 juta orang dinyatakan sembuh dan 1,79 juta orang meninggal dunia. Sedangkan secara nasional, jumlah kasus COVID-19 sebanyak 727.122 kasus, 596.783 sembuh dan 21.703 orang.



Untuk Jatim, jumlah kasus COVID-19 sebanyak 82.321 kasus. Dimana 70.467 pasien diantaranya sudah sembuh. Capaian kesembuhan tersebut setara dengan 85,60% dari total kasus positif COVID-19 .

"Kami melakukan berbagai macam sinergi, kolaborasi untuk penanganan COVID-19 . Sinergi dan kolaborasi seluruh elemen diharapkan mampu mengurangi penyebaran virus corona ini," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (30/12/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved