Antisipasi Lonjakan Pasien Pasca Liburan, RSHS Siapkan 250 Ruang Isolasi
Senin, 28 Desember 2020 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Tembaki Warga hingga Tewas, Koboi Ini Dibekuk di Tengah Hutan, 12 Senapan Disita)
Namun, bila jumlah pasien COVID-19 yang mahal RSHS membeludak 50 sampai 100%, pihaknya harus menambah ruang isolasi lain, yaitu menggunakan ruang rawat umum, menjadi ruang isolasi di sekitar Gedung Kemuning.
"Jadi ada tambahan 50 tempat tidur lagi dan 4 ruang icu. Jadi nanti total bisa 250 tempat tidur atau isolasi dan 15 ICU," bebernya. Menurut Nina, saat ini pihaknya telah menggunakan empat lantai Gedung Kemuning. Total ada 155 ruangan dan 11 ruang icu. Sementara di lantai 5, bisa dilakukan penambahan hingga 40 ruangan.
Tingkat keterisian ICU di Gedung Kemuning RSHS telah mencapai 91%. Sementara ruang isolasi telah terisi 70 hingga 80%. Dalam sehari RSHS merawat antara 110-120 kasus yang dirawat, baik konfirmasi positif atau suspek. RSHS total telah merawat 2.075 pasien COVID-19.
"Tapi kami berharap, pasien tidak bertambah, kalaupun bertambah, kami terpaksa akan gunakan gedung lain untuk mengcover pasien. SDM kami juga harus minta bantuan dari pusat atau lainnya," ujarnya.
Namun, bila jumlah pasien COVID-19 yang mahal RSHS membeludak 50 sampai 100%, pihaknya harus menambah ruang isolasi lain, yaitu menggunakan ruang rawat umum, menjadi ruang isolasi di sekitar Gedung Kemuning.
"Jadi ada tambahan 50 tempat tidur lagi dan 4 ruang icu. Jadi nanti total bisa 250 tempat tidur atau isolasi dan 15 ICU," bebernya. Menurut Nina, saat ini pihaknya telah menggunakan empat lantai Gedung Kemuning. Total ada 155 ruangan dan 11 ruang icu. Sementara di lantai 5, bisa dilakukan penambahan hingga 40 ruangan.
Tingkat keterisian ICU di Gedung Kemuning RSHS telah mencapai 91%. Sementara ruang isolasi telah terisi 70 hingga 80%. Dalam sehari RSHS merawat antara 110-120 kasus yang dirawat, baik konfirmasi positif atau suspek. RSHS total telah merawat 2.075 pasien COVID-19.
"Tapi kami berharap, pasien tidak bertambah, kalaupun bertambah, kami terpaksa akan gunakan gedung lain untuk mengcover pasien. SDM kami juga harus minta bantuan dari pusat atau lainnya," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :