Bangun Sistem Digital, Baznas Jabar Targetkan Penerimaan Zakat hingga Rp1,2 Triliun
Senin, 28 Desember 2020 - 13:37 WIB
loading...
Baznas Jabar bakal menerapkan sistem digital dalam penerimaan dan pengelolaan zakat dari warga Jabar. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat membangun sistem digital dalam penerimaan pengelolaan zakat untuk meningkatkan penerimaan zakat sekaligus memudahkan masyarakat membayar zakat.
Ketua Baznas Jabar, Anang Jauharuddin mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi selama tahun 2019, penerimaan zakat dari 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jabar mencapai sekitar Rp900 miliar.
Anang optimistis, melalui sistem digital, bakal terjadi peningkatan pertumbuhan penerimaan zakat 30-40 persen atau menjadi sekitar Rp1,2 triliun pertahun.
"Khusus Baznas Jabar, setiap tahunnya mengelola zakat Rp50 miliar. Lewat sistem digital, pengelolaan zakat bisa mencapai Rp1,2 triliun dari 27 kabupaten/kota di Jabar," ujar Anang di sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Jabar di Hotel Preanger, Kota Bandung, Senin (28/12/2020).
Menurut dia, peralihan sistem tersebut juga menjadi wujud pelaksanaan amanat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang menginginkan Baznas Jabar tidak sekedar menjadi operator, namun juga inovator.
Ketua Baznas Jabar, Anang Jauharuddin mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi selama tahun 2019, penerimaan zakat dari 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jabar mencapai sekitar Rp900 miliar.
Anang optimistis, melalui sistem digital, bakal terjadi peningkatan pertumbuhan penerimaan zakat 30-40 persen atau menjadi sekitar Rp1,2 triliun pertahun.
"Khusus Baznas Jabar, setiap tahunnya mengelola zakat Rp50 miliar. Lewat sistem digital, pengelolaan zakat bisa mencapai Rp1,2 triliun dari 27 kabupaten/kota di Jabar," ujar Anang di sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Jabar di Hotel Preanger, Kota Bandung, Senin (28/12/2020).
Menurut dia, peralihan sistem tersebut juga menjadi wujud pelaksanaan amanat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang menginginkan Baznas Jabar tidak sekedar menjadi operator, namun juga inovator.
Lihat Juga :