Perjalanan Darat ke Jakarta, Mensos Risma Sempatkan Beri Bantuan ke Kaum Difabel di Ponorogo
Senin, 28 Desember 2020 - 02:10 WIB
loading...
Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan kepada kaum difabel intelektual di Ponorogo, Minggu (27/12/2020). Foto: Istimewa
A
A
A
PONOROGO - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini langsung memulai tugasnya usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo . Risma yang dalam perjalanan menuju Jakarta dari Surabaya menyempatkan diri singgah di Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo , Minggu (27/12/2020).
Risma menyapa penyandang disabilitas intelektual yang mendapatkan program pemberdayaan dengan pemberian layanan vokasional. Risma menyatakan, Kementerian Sosial berkomitmen penuh meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas intelektual. (Baca Juga: Pulang ke Surabaya Lewat Jalur Darat, Ini Alasan Utama Risma)
“Mereka harus punya kemandirian dengan perlahan mengurangi ketergantungan kepada orang lain. Saya juga bawa bibit lele, nanti kita lihat progresnya. Kalo ini bagus bisa diberdayakan untuk yang lain. Memang berat. Tapi harus dilakukan,” kata Tri Rismaharini.
Namun bantuan yang dimaksud Risma, bukan sekedar berupa bantuan yang bersifat charity, melainkan yang bisa memastikan aspek keberlanjutan. “Jadi ke sini lalu memberikan bantuan. Bukan begitu. Tapi aspek keberlanjutannya harus diperhatikan,” katanya. (Baca Juga: Takut Dirazia Usai Berhubungan Seks, Wanita Setengah Telanjang Nekat Loncat dari Lantai 4 Hotel)
Untuk itu, dia sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Kementerian Kesehatan karena perlu mendapatkan penanganan juga dari aspek medis. “Dari Kementerian Kesehatan perlu kami mendapatkan dukungan medis. Nah ini kan tidak di sini saja. Saya juga mengamati di daerah-daerah lain di Indonesia,” ucap mantan Wali Kota Surabaya ini.
Risma menyapa penyandang disabilitas intelektual yang mendapatkan program pemberdayaan dengan pemberian layanan vokasional. Risma menyatakan, Kementerian Sosial berkomitmen penuh meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas intelektual. (Baca Juga: Pulang ke Surabaya Lewat Jalur Darat, Ini Alasan Utama Risma)
“Mereka harus punya kemandirian dengan perlahan mengurangi ketergantungan kepada orang lain. Saya juga bawa bibit lele, nanti kita lihat progresnya. Kalo ini bagus bisa diberdayakan untuk yang lain. Memang berat. Tapi harus dilakukan,” kata Tri Rismaharini.
Namun bantuan yang dimaksud Risma, bukan sekedar berupa bantuan yang bersifat charity, melainkan yang bisa memastikan aspek keberlanjutan. “Jadi ke sini lalu memberikan bantuan. Bukan begitu. Tapi aspek keberlanjutannya harus diperhatikan,” katanya. (Baca Juga: Takut Dirazia Usai Berhubungan Seks, Wanita Setengah Telanjang Nekat Loncat dari Lantai 4 Hotel)
Untuk itu, dia sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Kementerian Kesehatan karena perlu mendapatkan penanganan juga dari aspek medis. “Dari Kementerian Kesehatan perlu kami mendapatkan dukungan medis. Nah ini kan tidak di sini saja. Saya juga mengamati di daerah-daerah lain di Indonesia,” ucap mantan Wali Kota Surabaya ini.
Lihat Juga :