Selama November 2020, Daya Beli Nelayan Jatim Turun 2,62%
Kamis, 24 Desember 2020 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Sementara sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit, tomat sayur, bawang putih, lampu, beras, minyak goreng, dan jeruk.
Sedangkan sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah ketimun, semangka, emas perhiasan, makanan ringan/snack, ikan tongkol, daun bawang, ikan layang, kacang tanah, melon, dan pisang.
Dari enam provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTN pada bulan November 2020, semuanya mengalami kenaikan NTN. Kecuali Provinsi Jatim. Provinsi DKI Jakarta naik sebesar 2,28%, Provinsi DI Yogyakarta naik 1,81%, Provinsi Jawa Barat naik 1,10%, Provinsi Jawa Tengah naik 0,85%, dan Provinsi Banten naik 0,22%. “Adapun Provinsi Jatim menjadi satu-satunya provinsi yang mengalami penurunan NTN sebesar 0,26%,” tandas Umar
Sedangkan sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah ketimun, semangka, emas perhiasan, makanan ringan/snack, ikan tongkol, daun bawang, ikan layang, kacang tanah, melon, dan pisang.
Dari enam provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTN pada bulan November 2020, semuanya mengalami kenaikan NTN. Kecuali Provinsi Jatim. Provinsi DKI Jakarta naik sebesar 2,28%, Provinsi DI Yogyakarta naik 1,81%, Provinsi Jawa Barat naik 1,10%, Provinsi Jawa Tengah naik 0,85%, dan Provinsi Banten naik 0,22%. “Adapun Provinsi Jatim menjadi satu-satunya provinsi yang mengalami penurunan NTN sebesar 0,26%,” tandas Umar
(msd)
Lihat Juga :