Masuk Jawa Tengah, Siap-siap Rapid Anti Gen di Perbatasan
Selasa, 22 Desember 2020 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun merinci ada dua macam rapid, yang pertama rapid anti bodi dengan mengambil sample darah melalui tusuk jari tangan dan rapid anti gen, mengambil sample lendir di hidung bagian dalam. Rapid anti gen memiliki tingkat akurasi lebih tinggi, untuk menunjukkan seseorang terpapar COVID-19 atau tidak.
“Ada yang dirapid anti bodi, ada yang dirapid anti gen. Semua gratis kalau di sini. Yang di luar bayar itu, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Rp250.000. Tingkat akurasi rapid anti gen 80-90%,” imbuh Muslihah. (Baca Juga: Tusuk Istri Polisi hingga Tewas, Pelaku Ditangkap saat Berlindung dalam Masjid)
Sementara itu, seorang pengemudi mobil, Kurdi mengaku, berprofesi sebagai sales makanan dari Surabaya akan menuju Kota Pati. Dia pun patuh ketika diarahkan berhenti oleh polisi, untuk mengikuti rapid anti gen. Baginya tidak masalah, karena menjadi upaya pemerintah menekan penyebaran virus COVID-19. Setelah diperiksa, Kurdi bersyukur kondisinya sehat dan mendapatkan surat keterangan sehat dari tim medis.
“Saya hampir tiap hari keliling dari satu daerah ke daerah lain. Ini rapid pertama kalinya, saya lega sehat,” tutur warga Surabaya tersebut. Selain berlangsung di Posko Pengamanan Natal Dan Tahun Baru di wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kegiatan serupa juga diadakan di posko depan Kantor Bupati Rembang.
“Ada yang dirapid anti bodi, ada yang dirapid anti gen. Semua gratis kalau di sini. Yang di luar bayar itu, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Rp250.000. Tingkat akurasi rapid anti gen 80-90%,” imbuh Muslihah. (Baca Juga: Tusuk Istri Polisi hingga Tewas, Pelaku Ditangkap saat Berlindung dalam Masjid)
Sementara itu, seorang pengemudi mobil, Kurdi mengaku, berprofesi sebagai sales makanan dari Surabaya akan menuju Kota Pati. Dia pun patuh ketika diarahkan berhenti oleh polisi, untuk mengikuti rapid anti gen. Baginya tidak masalah, karena menjadi upaya pemerintah menekan penyebaran virus COVID-19. Setelah diperiksa, Kurdi bersyukur kondisinya sehat dan mendapatkan surat keterangan sehat dari tim medis.
“Saya hampir tiap hari keliling dari satu daerah ke daerah lain. Ini rapid pertama kalinya, saya lega sehat,” tutur warga Surabaya tersebut. Selain berlangsung di Posko Pengamanan Natal Dan Tahun Baru di wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kegiatan serupa juga diadakan di posko depan Kantor Bupati Rembang.
(nic)
Lihat Juga :