Kebun Binatang Bandung Pilih Tak Berlakukan Rapid Test Antigen, Begini Alasannya

Selasa, 22 Desember 2020 - 12:11 WIB
loading...
Kebun Binatang Bandung...
Kebun Binatang Bandung memilih tidak akan menerapkan syarat wajib rapid test antigen bagi tamu luar daerah karena dinilai memberatkan pengunjung dan pengelola. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Kebun Binatang (Bonbin) Bandung, Jawa Barat tidak akan menerapkan syarat wajib rapid test antigen bagi pengunjung luar Bandung. Alasannya, keputusan itu dinilai sulit dan memberatkan pengunjung dan pengelola tempat wisata.

Marketing Communication (Marcom) Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafii mengatakan, pihaknya sudah menerima surat edaran terkait aturan wisatawan wajib rapid antigen. Kendati begitu, dia mengaku aturan tersebut tidak akan ditetapkan. Pihaknya memilih menegakkan aturan protokol kesehatan secara ketat.

(Baca juga: Merak Hijau di Kebun Binatang Bandung Bertelur 14 Butir, 2 Sudah Menetas)

"Untuk pengunjung kami, aturan itu sulit ditetapkan. Apalagi kan harganya lumayan mahal, antara Rp170.000 hingga Rp250.000. Sementara masuk ke Kebun Binatang Rp50.000 per orang," kata Sulhan, Selasa (22/12/2020).

(Baca juga: Artis TA Wajib Lapor ke Polda Jabar, 6 Anak Buah Mami Alona Bakal Diperiksa)

Tak hanya itu, mayoritas atau sekitar 60% pengujung kebun binatang Bandung berasal dari luar kota. Saat ini saja, rata rata pengujung harian sengaja 450 orang. Dengan aturan itu, diperkirakan pengujung bonbin akan rontok sekitar 60%.

Kondisi itu, kata dia, akan sangat berat. Apalagi pihaknya harus memberi makan satwa dengan jumlah dana yang tidak sedikit. "Imbas pembatasan beberapa waktu lalu, juga belum pulih. Kalau ini dibatasi lagi, bagaimana nasib satwa dan tenaga kerja kami," tuturnya.

Sulhan mengklaim, pihaknya memilih menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, menjaga jarak, menjadikan handsanitizer, dilarang makan di dalam tempat wahana dan lainnya.

Diketahui, Pemkot Bandung telah menerbitkan surat edaran bahawa setiap wisatawan wajib memiliki bukti negatif rapid antigen. Aturan tersebut tindak lanjut dari SE Gubernur Jabar Ridwan Kamilcdan BNPB khusus untuk libur Natal dan tahun baru (Nataru).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Siap-Siap! Kebun Binatang...
Siap-Siap! Kebun Binatang Bandung Siap Bertransformasi Jadi Lembaga Konservasi Kelas Dunia
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Rekomendasi
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved