Selama 6 Jam Terdengar 5 Kali Suara Gemuruh Akibat Guguran Dari Puncak Merapi
Jum'at, 18 Desember 2020 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Dari laporan tim BPPTKG juga disebutkan, selama enam jam tersebut, secara meteorologi cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Suhu udara 14-25.5 derajat celsius, dengan kelembaban udara 76-85 %, dan tekanan udara 625.6-687 mmHg. Volume curah hujan 38.5 mm/hari.
"Laporan kegempaan, untuk gempa guguran tercatat delapan kali, gempa hembusan empat kali, gempa fase banyak 32 kali, serta gempa vulkanik dangkal sebanyak 12 kali," ulasnya.
(Baca juga: Saling Ejek, Dua Kelompok Remaja di Medan Saling Lempar Batu di Tengah Kota )
Sedangkan pada Jumat (18/12/2020) pukul 00.00-06.00 WIB, tidak dilaporkan suara guguran. Kendati demikian dari catatan seismograf diketahui terjadi gempa guguran sebanyak enam kali, gempa hembusan empat kali, gempa fase banyak 25 kali, serta gempa vulkanik dangkal sembilan kali. "Status Merapi masih siaga atau level III, jarak aman aktivitas lebih dari 5 Km dari puncak Merapi," pungkasnya.
"Laporan kegempaan, untuk gempa guguran tercatat delapan kali, gempa hembusan empat kali, gempa fase banyak 32 kali, serta gempa vulkanik dangkal sebanyak 12 kali," ulasnya.
(Baca juga: Saling Ejek, Dua Kelompok Remaja di Medan Saling Lempar Batu di Tengah Kota )
Sedangkan pada Jumat (18/12/2020) pukul 00.00-06.00 WIB, tidak dilaporkan suara guguran. Kendati demikian dari catatan seismograf diketahui terjadi gempa guguran sebanyak enam kali, gempa hembusan empat kali, gempa fase banyak 25 kali, serta gempa vulkanik dangkal sembilan kali. "Status Merapi masih siaga atau level III, jarak aman aktivitas lebih dari 5 Km dari puncak Merapi," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :