COVID-19 Melonjak, Puskesmas di Salatiga Kesulitan Kasih Rujukan
Kamis, 17 Desember 2020 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
"Belakangan ini Puskesmas kesulitan untuk melakukan rujukan karena (ruang isolasi) selalu penuh. Sehingga pasien harus melakukan isolasi mandiri di rumah," kata dr Prasit Alhakim dari DKK Salatiga.
Menurut dia, jika isolasi mandiri di rumah tidak dilakukan dengan benar dan sesuai standar serta tanpa pengawasan yang ketat, maka risiko penularannya akan semakin besar. "Satu kasus pasien positif, dimungkinkan sudah ada empat orang di sekitarnya yang juga positif,” ujarnya.
Menilik kondisi ini, Prasit memproyeksikan jika sampai akhir 2020, Kota Salatiga masih mungkin berada di zona merah. Kondisi ini harus betul-betul diwaspadai karena belakangan ini kasus COVID-19 di Salatiga melonjak dengan resiko penularan yang tinggi.
"Dari update informasi harian COVID-19, dapat dilihat bagaimana kondisi hari ini dan gambaran hari berikutnya dari jumlah kontak erat yang isolasi ditambah jumlah suspek dan jumlah probable," tandasnya.
Menurut dia, jika isolasi mandiri di rumah tidak dilakukan dengan benar dan sesuai standar serta tanpa pengawasan yang ketat, maka risiko penularannya akan semakin besar. "Satu kasus pasien positif, dimungkinkan sudah ada empat orang di sekitarnya yang juga positif,” ujarnya.
Menilik kondisi ini, Prasit memproyeksikan jika sampai akhir 2020, Kota Salatiga masih mungkin berada di zona merah. Kondisi ini harus betul-betul diwaspadai karena belakangan ini kasus COVID-19 di Salatiga melonjak dengan resiko penularan yang tinggi.
"Dari update informasi harian COVID-19, dapat dilihat bagaimana kondisi hari ini dan gambaran hari berikutnya dari jumlah kontak erat yang isolasi ditambah jumlah suspek dan jumlah probable," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :