Berkah Kemitraan Kelompok Tani Hutan Binaan PT RLU di Tengah COVID-19
Rabu, 13 Mei 2020 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Ketua KTH Karang Jaya Hosmon Ovezar, yang juga menandatangani kesepakatan dengan PT WMW, mengungkapkan bahwa melalui kesepakatan kemitraan tersebut hasil produksi karet miliknya dan anggota meningkat kualitas produksinya. Terlebih dalam pandemik ini, kegiatan jual beli karet juga tetap dilakukan dengan tetap memperhatikan social distancing sesuai dengan himbauan Pemerintah.
Direktur Corporate Affair PT Royal Lestari Utama (RLU) yang merupakan perusahaan induk dari PT LAJ dan PT WMW, Meizani Irmadhiany, mengungkapkan bahwa PT LAJ dan PT WMW akan terus melakukan program kemitraan dan pemberdayaan termasuk ketika pandemi COVID-19 dengan memberikan berbagai bantuan bagi masyarakat dan bersama - sama pemerintah daerah melakukan edukasi dan sosialisasi.
Menurutnya hal ini sebagai wujud partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyakit yang diakibatkan oleh virus COVID-19.
“Kami mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19, membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi sekaligus membantu kebutuhan APD tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi wabah ini,” ujar Meizani.
Perusahaan juga telah menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), dan obat herbal seperti jahe dan buah semangkuk (tempayang), yang merupakan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dari petani binaan kepada 184 orang tenaga medis di Tebo, Jambi.
Direktur Corporate Affair PT Royal Lestari Utama (RLU) yang merupakan perusahaan induk dari PT LAJ dan PT WMW, Meizani Irmadhiany, mengungkapkan bahwa PT LAJ dan PT WMW akan terus melakukan program kemitraan dan pemberdayaan termasuk ketika pandemi COVID-19 dengan memberikan berbagai bantuan bagi masyarakat dan bersama - sama pemerintah daerah melakukan edukasi dan sosialisasi.
Menurutnya hal ini sebagai wujud partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyakit yang diakibatkan oleh virus COVID-19.
“Kami mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19, membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi sekaligus membantu kebutuhan APD tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi wabah ini,” ujar Meizani.
Perusahaan juga telah menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), dan obat herbal seperti jahe dan buah semangkuk (tempayang), yang merupakan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dari petani binaan kepada 184 orang tenaga medis di Tebo, Jambi.
(sms)
Lihat Juga :