Pasca Pilkada, Bupati Serang Banjir Penghargaan
Selasa, 15 Desember 2020 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penilaian, terdapat struktur, proses, dan capaian kinerja pemerintah daerah. Dengan kriteria terpenuhinya hak atas kesehatan, pendidikan, anak dan perempuan, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak, serta lingkungan berkelanjutan. “Untuk tahun 2020, Pemkab Serang mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM untuk keempat kali secara berturut-turut,” ujar Sugi.
Bahkan kata dia, dibandingkan tujuh kabupaten/kota lain di Banten, Kabupaten Serang memiliki nilai tertinggi dengan skor 97,14. Walaupun Kementerian Hukum dan HAM tidak melakukan pemeringkatan. “Penghargaan ini tentu hasil kerja keras dan kesungguhan jajaran Pemkab Serang, serta instansi vertikal. Juga paling utama, komitmen Ibu Bupati Serang,” ujarnya.
Sementara itu, Ratu Tatu menilai, penghargaan yang didapatnya pasca cuti proses Pilkada merupakan motivasi untuk terus bekerja lebih baik. “Alhamdulillah, ini motivasi bukan hanya saya secara pribadi, juga jajaran pemda. Bersama Baznas, kita tingkatkan zakat dan infaq serta sedekah yang bisa dihimpun,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan ke depan adalah menghimpun ZIS dari kalangan industri. Ia pun berharap, masyarakat bisa menyampaikan ZIS melalui Baznas. “Apalagi saat ini, Baznas dalam penyaluran zakat hingga infaq, sangat baik dan rapih. Masyarakat Kabupaten Serang banyak yang terbantu oleh dana yang dikelola Baznas,” ujarnya.
Sementara terkait penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM yang keempat kali, Tatu menilai, tantangan ke depan semakin kompleks. “Sekali lagi, penghargaan ini harus menjadi motivasi kita semua, bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.
Bahkan kata dia, dibandingkan tujuh kabupaten/kota lain di Banten, Kabupaten Serang memiliki nilai tertinggi dengan skor 97,14. Walaupun Kementerian Hukum dan HAM tidak melakukan pemeringkatan. “Penghargaan ini tentu hasil kerja keras dan kesungguhan jajaran Pemkab Serang, serta instansi vertikal. Juga paling utama, komitmen Ibu Bupati Serang,” ujarnya.
Sementara itu, Ratu Tatu menilai, penghargaan yang didapatnya pasca cuti proses Pilkada merupakan motivasi untuk terus bekerja lebih baik. “Alhamdulillah, ini motivasi bukan hanya saya secara pribadi, juga jajaran pemda. Bersama Baznas, kita tingkatkan zakat dan infaq serta sedekah yang bisa dihimpun,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan ke depan adalah menghimpun ZIS dari kalangan industri. Ia pun berharap, masyarakat bisa menyampaikan ZIS melalui Baznas. “Apalagi saat ini, Baznas dalam penyaluran zakat hingga infaq, sangat baik dan rapih. Masyarakat Kabupaten Serang banyak yang terbantu oleh dana yang dikelola Baznas,” ujarnya.
Sementara terkait penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM yang keempat kali, Tatu menilai, tantangan ke depan semakin kompleks. “Sekali lagi, penghargaan ini harus menjadi motivasi kita semua, bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.
(atk)