Begini Cara Atasi Kebosanan Anak Selama Belajar di Rumah

Selasa, 15 Desember 2020 - 01:00 WIB
loading...
Begini Cara Atasi Kebosanan...
Siswa belajar dirumah selama pandemi Covid-19. Foto: SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 yang telah berjalan selama 10 bulan, tentu saja menimbulkan kebosanan terutama anak-anak, karena adanya anjuran di rumah saja. Terlebih anak belum bisa memilih aktivitas yang sesuai dengan kemauan atau kebutuhannya.

Psikolog Perkembangan Universitas Gadjah Mada (UGM) , Aisah Indati menuturkan, masa kanak-kanak merupakan masa bermain. Di mana pada masa itu, merupakan masa keemasan (golden period). Pada masa keemasan ini dibutuhkan beberapa stimulasi dari lingkungan sekitar, supaya anak mengalami perkembangan yang optimal.

“Perkembangan yang optimal akan tercapai apabila anak memperoleh stimulasi yang bervariatif. Seperti stimulasi yang bersifat motorik, emosi, sosial, serta pengamatan," tuturnya. (Baca Juga: Pemerintah Diminta Segera Uji GeNose, Alat Tes Covid-19 Buatan UGM)

Dia menjelaskan, ada beberapa cara untuk menstimulus anak. Salah satunya dengan mengajak belajar menggambar dengan media yang beragam warna. Salah satu media itu seperti produk Creative Art Series Faber-Castell. Produk ini kata dia, cocok digunakan bagi anak-anak usia pra sekolah hingga anak-anak usia sekolah dasar. “Produk tersebut dapat untuk menstimulasi perkembangan anak, dalam hal pengamatan, emosional dan sosial serta motorik halus," ujarnya.

Aisah Indati mengungkapkan, pengamatan yang dimaksud, karena anak belajar mengamati beragam warna dan bentuk yang ada dalam produk Creative Art Series Faber-Castell. Hal ini akan memacu inisiatif dan kreativitas anak. (Baca Juga: Mahfud MD Sebut Tidak Ada Klaster Penularan COVID-19 di Pilkada Serentak)

Dari sisi emosi dan sosial yakni, saat anak bereksplorasi dengan produk, salah satunya melalui proses mencampur berbagai macam warna. Hal tersebut mengasah kepekaan emosi (yang melibatkan kreativitas dan inisiatif), serta interaksi sosial anak. “Sementara stimulasi motorik halus diperoleh saat anak bereksplorasi menggunakan media pewarna, craft, maupun kertas origami, akan melatih kepekaan motorik halus dalam diri anak," ucap Indati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Kalah Gugatan Kontrak...
Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Dihukum Bayar Utang Rp104 Miliar
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Nataru 2026
Ruang Belajar Nyaman...
Ruang Belajar Nyaman bagi Anak-anak SOS Children's Villages
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved