2021, PDAM Tirta Bhagasasi Akan Sesuaikan Tarif Penggunaan Air
Senin, 14 Desember 2020 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kalau semula pelanggan yang memakai air sebanyak 1 sampai 10 kubik itu bayarnya Rp31.000 ditambah administrasi Rp8.000 jadi totalnya Rp39.000. Kalau setelah tarif baru menjadi Rp41.000 ditambah administrasi Rp6.000 jadi Rp47.000,” ucapnya. (Baca juga: Diduga Tersumbat Proyek Pipa PDAM, Sungai Pucang Meluber Genangi Ratusan Rumah )
Sambasmenjelaskan,PDAM Tirta Bhagasasi tetap menerapkan tarif progresif. Jika pada penggunaan 1-10 kubik pertama tarifnya Rp4.100 maka untuk penggunaan 11-21 kubik tarifnya menjadi Rp4.800 per kubik. “Nah penyesuaian tarif baru terasa signifikan jika pelanggan menggunakan air di atas 21 kubik karena tarifnya menjadi Rp5.600,” katanya.
Sehingga, kata dia,tarif progresif inidiberlakukan sebagai agar pelanggan senantiasa menghemat air. Namun sejauh ini rata-rata penggunaan air bagi pelanggan di Bekasi relatif aman, sekitar 17 kubik per bulan. Apalagi,95 persen pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi merupakan golongan rumah tangga.
Meski begitu, pihaknya tidak menerapkan kenaikan tarif yang signifikan sehingga tidak memberatkan. “Yang signifikan sebenarnya dari industri, tarifnya dari Rp 6.000 menjadi Rp8.000, disesuaikan dengan golongan,jadi yang pelanggan rumah tangga tidak begitu besar penyesuaian tarifnya,” ucapnya.
Kepala Bagian Distribusi PDAM Tirta Bhagasasi, Hendry mengakui penyesuaian tarif ini bukan merupakan kebijakkan yang popular, apalagi di masa pandemi saat ini. Hanya saja, penyesuaian tarif diambil untuk memastikan pelayanan air tetap terpenuhi bagi masyarakat Bekasi.Penyesuaian inisesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 71 tahun 2016 Perhitungan dan Penetapan Air Minum.
Sambasmenjelaskan,PDAM Tirta Bhagasasi tetap menerapkan tarif progresif. Jika pada penggunaan 1-10 kubik pertama tarifnya Rp4.100 maka untuk penggunaan 11-21 kubik tarifnya menjadi Rp4.800 per kubik. “Nah penyesuaian tarif baru terasa signifikan jika pelanggan menggunakan air di atas 21 kubik karena tarifnya menjadi Rp5.600,” katanya.
Sehingga, kata dia,tarif progresif inidiberlakukan sebagai agar pelanggan senantiasa menghemat air. Namun sejauh ini rata-rata penggunaan air bagi pelanggan di Bekasi relatif aman, sekitar 17 kubik per bulan. Apalagi,95 persen pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi merupakan golongan rumah tangga.
Meski begitu, pihaknya tidak menerapkan kenaikan tarif yang signifikan sehingga tidak memberatkan. “Yang signifikan sebenarnya dari industri, tarifnya dari Rp 6.000 menjadi Rp8.000, disesuaikan dengan golongan,jadi yang pelanggan rumah tangga tidak begitu besar penyesuaian tarifnya,” ucapnya.
Kepala Bagian Distribusi PDAM Tirta Bhagasasi, Hendry mengakui penyesuaian tarif ini bukan merupakan kebijakkan yang popular, apalagi di masa pandemi saat ini. Hanya saja, penyesuaian tarif diambil untuk memastikan pelayanan air tetap terpenuhi bagi masyarakat Bekasi.Penyesuaian inisesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 71 tahun 2016 Perhitungan dan Penetapan Air Minum.
Lihat Juga :