Bermodal Sepeda Bekas, SMK di Kota Malang Mampu Membuat Sepeda Listrik

loading...
Bermodal Sepeda Bekas, SMK di Kota Malang Mampu Membuat Sepeda Listrik
Pelajar SMK Nasional Kota Malang, berhasil membuat sepeda listrik dengan memanfaatkan sepeda bekas. Foto/iNews TV/Deni Irwansyah
MALANG - Mahalnya harga sepeda , serta sulitnya mencari perusahaan untuk praktik kerja lapangan (PKL) di masa pandemi COVID-19. Membuat SMK Nasional Kota Malang , tidak patah arang.

(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas Ditembak, Aktivis Jabar: Tak Perlu Dibentuk TPF )

SMK Nasional Kota Malang , membuat kelompok kerja yang melibatkan siswa dan guru memproduksi sepeda elektrik berbahan sepeda bekas. Sepeda elektrik karya smk ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 60 km/jam selama enam jam, dan hanya membutuhkan waktu isi ulang baterei dua jam. Harganya pun jauh lebih murah, yakni sekitar Rp4 juta.

Kelompok kerja SMK Nasional Kota Malang tersebut, berhasil membuat empat sepeda elektrik . Masing-masing sepeda elektrik ini adalah sepeda bekas yang di modifikasi menjadi sepeda elektrik , dan dipoles ulang sehingga terlihat seperti baru.



Empat sepeda elektrik ini tipenya berbeda-beda. Mulai tipe sepeda mini, sepeda lipat, sepeda gunung, hingga sepeda bersuspensi. "Gagasan ini muncul saat pandemi COVID-19. Para siswa kesulitan mencari tempat PKL, karena banyak perusahaan tutup dan mengurangi karyawan," ujar Kepala SMK Nasional Kota Malang, M. Taufik.



Rakitan sepeda bekas yang diberi mekanik elektrik ini, langsung disambut pasar. Saat diperkenalkan kepada masyarakat dalam pameran di gedung SMK nasional Kota Malang di Jalan Raya Langsep, masyarakat sangat mengapresiasi sepeda elektrik ini.



Bahkan, usai mencoba sepeda elektrik tersebut, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko langsung membeli satu unit, serta mendukung untuk produksi massal. "Ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Mudah penggunaannya, dan murah harganya," tuturnya.

(Baca juga: Machfud Arifin-Mujiaman Diselimuti Duka, Ketua Tim Sukses MAJU, Gus Amik Meninggal Dunia )

Sepeda elektrik ini diharapkan bisa dipakai sebagai alternatif transportasi yang hemat energi dan ramah lingkungan di wilayah Kota Malang, serta pastinya tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top