Buron 2,5 Bulan, Perampokan Taksi Online Menyerah Usai Ditembak
Minggu, 13 Desember 2020 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum kejadian perampokan terhadap sopir taksol Rian Adiguna (32), dirinya bersama Mamat (DPO) sedang nongkrong bersama temannya Fani. Kemudian, Rian meminjam ponsel Fani untuk bermain Facebook. Tiba-tiba hp tersebut diambil Mamat dan dia memesan taksi online dengan tujuan KM 12.
"Yang punya ide Mamat, dan saat itu aku sudah menyiapkan besi sedangkan Mamat membawa pisau," tuturnya saat ditemui di RS Bhayangkara.
Menurutnya , saat taksi online sudah datang dan berjalan, tiba-tiba dirinya mengaku ketinggalan dompet. Saat di tempat kejadian perkara (TKP) kedua pelaku langsung mengeksekusi korban.
"Aku duduk di depan dekat sopir, jadi waktu Mamat tusuk korban aku pukul korban pakai besi yang sudah aku bawa. Waktu korban melompat dengan luka parah, mobil kami bawa lari," tuturnya.
Saat diperjalanan, lanjut Rian, ternyata Mamat ketakutan sehingga mobil Agya BG 1216 BC ditinggal ditengah hutan kawasan Banyuasin setelah dicat oleh teman Mamat.
"Yang punya ide Mamat, dan saat itu aku sudah menyiapkan besi sedangkan Mamat membawa pisau," tuturnya saat ditemui di RS Bhayangkara.
Menurutnya , saat taksi online sudah datang dan berjalan, tiba-tiba dirinya mengaku ketinggalan dompet. Saat di tempat kejadian perkara (TKP) kedua pelaku langsung mengeksekusi korban.
"Aku duduk di depan dekat sopir, jadi waktu Mamat tusuk korban aku pukul korban pakai besi yang sudah aku bawa. Waktu korban melompat dengan luka parah, mobil kami bawa lari," tuturnya.
Saat diperjalanan, lanjut Rian, ternyata Mamat ketakutan sehingga mobil Agya BG 1216 BC ditinggal ditengah hutan kawasan Banyuasin setelah dicat oleh teman Mamat.
Lihat Juga :