5.964 Pelaku UKM di Wajo Belum Tersentuh Program PEN

Minggu, 13 Desember 2020 - 18:18 WIB
loading...
5.964 Pelaku UKM di...
Sebanyak 5.964 pelaku UKM di Kabupaten Wajo belum tersentuh dan menerima dana bantuan PEN. Foto: Ilustrasi
A A A
WAJO - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Usaha Kecil Menengah ( UKM ) dinilai belum maksimal di Kabupaten Wajo . Sebanyak 5.964 pelaku UKM belum tersentuh dan menerima dana bantuan PEN senilai Rp2,4 juta.

Kabid Pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Wajo , Nurdin mengatakan, dari data yang diusulkan di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) pada Agustus lalu, tidak semuanya berhasil terakomodir.

"Masih ada 5.964 pelaku UKM belum menikmati dana PEN ini. Karena yang terkonfirmasi menerima hanya 6.064 dari jumlah 12.028 pelaku UKM kita usulkan," ujarnya.

Selama ini, kata Nurdin, pelaku UKM adalah yang paling tangguh menghadapi berbagai kondisi. Tapi pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar dan melumpuhkan sektor ini.

Baca Juga: Bank Indonesia Dorong Ekspor Produk UMKM di Sulsel

Olehnya itu, program PEN diharapkan terus berlanjut agar membantu UKM bertahan dan menjalani kegiatan seperti semula di tengah situasi yang penuh tantangan ini.

"Kabarnya dari Pemprov Sulsel, untuk yang belum menerima masih ada 2021 mendatang. Makanya kami kembali mengusulkan data tambahan 592 UKM ," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Pengenalan UKM...
Viral Pengenalan UKM Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Tampilkan Musik Dugem
Heboh Aksi Wanita Joget...
Heboh Aksi Wanita Joget di Depan Masjid Agung Wajo Sulsel, Cek Faktanya
Dorong Geliat Ekonomi,...
Dorong Geliat Ekonomi, Bank Jatim Salurkan KUR dalam Kegiatan K-UKM Expo 2024
Banjir di Wajo, BNPB:...
Banjir di Wajo, BNPB: 1 Warga Meninggal, 12.931 Jiwa Terdampak
Jadi Guru Besar Universitas...
Jadi Guru Besar Universitas Islam Darul 'Ulum, Ketua KPPU Afif Hasbullah Perjuangkan Kesejahteraan UKM
Produk UKM Jateng di...
Produk UKM Jateng di Kalsel Laris Manis, Atikoh Ganjar: Semoga Omzet Terus Meningkat
Biro Klasifikasi Indonesia...
Biro Klasifikasi Indonesia Dukung UMK Binaan Tampil di Inacraft Oktober 2025
SIG Fasilitasi UMK di...
SIG Fasilitasi UMK di Gresik Belajar Strategi E-Commerce
Luna Capital Modal Xpress...
Luna Capital Modal Xpress Menjawab Tantangan Terbesar UKM dalam Pendanaan
Rekomendasi
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Berita Terkini
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved