Pandemi COVID-19, Prajurit Kostrad Tebar Senyum di Pelosok Desa
Rabu, 13 Mei 2020 - 06:53 WIB
loading...
Para prajurit Yonarmed 1 Divif 2 Kostrad, bekerjasama dengan Alfamart, menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak pandemo COVID-19. Foto/Dok. Penerangan Divif 2 Kostrad
A
A
A
MALANG - Dampak pandemi COVID-19 terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, menjadi perhatian serius para prajurit Yonarmed 1 Divif 2 Kostrad. Mereka menggelar acara Ajusta Yudha "Cares", untuk membantu meringankan beban masyarakat.
(Baca juga: PSBB, Polresta Siapkan Rapid Test dan Karantina 14 Hari )
Kegiatan yang dilakukan para prajurit pengendali roket canggih Kostrad tersebut, berupa penyaluran bantuan paket sembako hasil kerjasama dengan Alfamart, kepada masyarakat di desa binaan yang ada di wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Danyonarmed 1 Divif 2 Kostrad, Letkol Arm. Lukas Meinardo Sormin mengungkapkan, penyaluran bantuan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat Singosari, yang mulai mengalami kesulitan di tengah pandemi COVID-19.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai contoh pedagang kaki lima (PKL) banyak yang mengalami penurunan penghasilan, buruh pabrik mengalami PHK, sopir angkutan dalam beberapa hari ini sama sekali tidak ada penumpang, bahkan pengusaha Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) tidak mendapatkan penghasilan dalam beberapa hari terakhir ini karena turunnya aktivitas jual beli.
(Baca juga: PSBB, Polresta Siapkan Rapid Test dan Karantina 14 Hari )
Kegiatan yang dilakukan para prajurit pengendali roket canggih Kostrad tersebut, berupa penyaluran bantuan paket sembako hasil kerjasama dengan Alfamart, kepada masyarakat di desa binaan yang ada di wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Danyonarmed 1 Divif 2 Kostrad, Letkol Arm. Lukas Meinardo Sormin mengungkapkan, penyaluran bantuan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat Singosari, yang mulai mengalami kesulitan di tengah pandemi COVID-19.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai contoh pedagang kaki lima (PKL) banyak yang mengalami penurunan penghasilan, buruh pabrik mengalami PHK, sopir angkutan dalam beberapa hari ini sama sekali tidak ada penumpang, bahkan pengusaha Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) tidak mendapatkan penghasilan dalam beberapa hari terakhir ini karena turunnya aktivitas jual beli.
Lihat Juga :