Nova: Relasi Aceh-Turki di Masa Lalu Menjadi Penguat Kerja Sama di Masa Kini
Kamis, 10 Desember 2020 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau kita mengkaji secara historis, bahwa jauh sebelum pembentukan hubungan diplomatik antara Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Turki pada tahun 1950, kedua bangsa ini telah menjalin hubungan politik dan perdagangan,"ujar Nova.
Nova menjelaskan, dalam rangka memperluas kekuasaan dan meningkatkan perekonomiannya serta mengusir penjajah Portugis yang ada di Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan rempah-rempah Internasional, maka pada tahun 1.547 M Kesultanan Aceh Darussalam meminta bantuan kepada Kesultanan Turki Utsmani di era Sultan Suleiman I.
"Pada masa tersebut, utusan dari Aceh mendatangi Istanbul untuk meminta bantuan militer berupa armada laut serta meriam untuk menghadapi Portugis. Permohonan ini dikabulkan oleh Sultan Suleiman I yang merasa bertanggungjawab melindungi kapal-kapal muslim dari serangan Portugis,"urai Nova.
Perjalanan heroik pertama dari utusan Kerajaan Aceh Darussalam itu, kata Nova, dicatat dalam kisah yang sangat menarik yaitu Kisah Meriam Lada Secupak.
Cerita tersebut, merupakan sebagian dari penggalan sejarah yang disampaikan Nova. Ia berharap sejarah tersebut dapat menjadi pendorong dalam memperkuat hubungan kerjasama antara Turki dengan Indonesia, khususnya dengan Aceh.
Nova menjelaskan, dalam rangka memperluas kekuasaan dan meningkatkan perekonomiannya serta mengusir penjajah Portugis yang ada di Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan rempah-rempah Internasional, maka pada tahun 1.547 M Kesultanan Aceh Darussalam meminta bantuan kepada Kesultanan Turki Utsmani di era Sultan Suleiman I.
"Pada masa tersebut, utusan dari Aceh mendatangi Istanbul untuk meminta bantuan militer berupa armada laut serta meriam untuk menghadapi Portugis. Permohonan ini dikabulkan oleh Sultan Suleiman I yang merasa bertanggungjawab melindungi kapal-kapal muslim dari serangan Portugis,"urai Nova.
Perjalanan heroik pertama dari utusan Kerajaan Aceh Darussalam itu, kata Nova, dicatat dalam kisah yang sangat menarik yaitu Kisah Meriam Lada Secupak.
Cerita tersebut, merupakan sebagian dari penggalan sejarah yang disampaikan Nova. Ia berharap sejarah tersebut dapat menjadi pendorong dalam memperkuat hubungan kerjasama antara Turki dengan Indonesia, khususnya dengan Aceh.
Lihat Juga :