Kesakralan Kandang Banteng Blitar Diobok-obok Mak Rini-Makde Rachmad, PDIP Evaluasi Total
Kamis, 10 Desember 2020 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Blitar , paslon Rini Syarifah-Rachmad Santoso yang diusung koalisi PKB, PAN dan PKS, meraih kemenangan 56,53 persen. Paslon nomor 02 tersebut menang di 15 kecamatan. Sedangkan paslon petahana Rijanto-Marheinis Urip Widodo yang diusung PDIP, Partai Gerindra, Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PPP hanya meraup 39,54 persen.
Paslon nomor 01 tersebut hanya menang di tujuh Kecamatan. Kanang mengaku sangat tidak menyangka jagonya bakal kalah. Ia melihat cabup dan cawabup Kabupaten Blitar (Rijanto dan Marheinis) sama-sama incumbent. Menurutnya, seorang incumbent sudah mengerti apa yang dilakukan untuk menang. Jalan apa yang harus ditempuh. Apa yang harus dibicarakan.
(Baca juga: Eri-Armuji untuk Sementara Pecundangi Machfud-Mujiaman, Ini Faktor Pemicunya )
Apa yang harus dilangkahkan, kata Kanang, seorang petahana harusnya sudah mengerti. Karenannya sejak awal ia mengaku optimis paslon Rijanto- Marheinis bakal menang. "Awalnya saya optimis betul. Tapi tiba tiba begini, saya gak ngerti," kata Kanang yang saat ini menjabat sebagai Bupati Ngawi.
Kendati demikian, meski selalu dianggap di atas angin, seorang paslon incumbent sebenarnya berada pada posisi tidak mudah. Kebaikan dan keburukan paslon incumbent sama sama mudah dilihat. Kalau buruk, kata Kanang pendatang baru sebagai l penantang akan mudah mengalahkan.
Sebaliknya jika baik, sehebat apapun penantang akan sulit mengalahkan. "Orang kalau di atas nek apik ketok apike, nek elek ketok eleke (Orang kalau di atas kalau baik terlihat kebaikannya, kalau jelek terlihat jeleknya)," tambah Kanang.
Paslon nomor 01 tersebut hanya menang di tujuh Kecamatan. Kanang mengaku sangat tidak menyangka jagonya bakal kalah. Ia melihat cabup dan cawabup Kabupaten Blitar (Rijanto dan Marheinis) sama-sama incumbent. Menurutnya, seorang incumbent sudah mengerti apa yang dilakukan untuk menang. Jalan apa yang harus ditempuh. Apa yang harus dibicarakan.
(Baca juga: Eri-Armuji untuk Sementara Pecundangi Machfud-Mujiaman, Ini Faktor Pemicunya )
Apa yang harus dilangkahkan, kata Kanang, seorang petahana harusnya sudah mengerti. Karenannya sejak awal ia mengaku optimis paslon Rijanto- Marheinis bakal menang. "Awalnya saya optimis betul. Tapi tiba tiba begini, saya gak ngerti," kata Kanang yang saat ini menjabat sebagai Bupati Ngawi.
Kendati demikian, meski selalu dianggap di atas angin, seorang paslon incumbent sebenarnya berada pada posisi tidak mudah. Kebaikan dan keburukan paslon incumbent sama sama mudah dilihat. Kalau buruk, kata Kanang pendatang baru sebagai l penantang akan mudah mengalahkan.
Sebaliknya jika baik, sehebat apapun penantang akan sulit mengalahkan. "Orang kalau di atas nek apik ketok apike, nek elek ketok eleke (Orang kalau di atas kalau baik terlihat kebaikannya, kalau jelek terlihat jeleknya)," tambah Kanang.
Lihat Juga :